Edit Content

DPRD Kaltim Dorong Pembangunan Sekolah Baru di Wilayah Tertinggal

ktmd - katamedia.co
Jumat, 4 Jul 2025 05:14 WITA
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras

KATAMEDIA, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, menegaskan perlunya percepatan pembangunan sekolah baru di daerah-daerah yang masih minim fasilitas pendidikan. Menurutnya, daerah seperti Kutim, Berau, dan beberapa kota lainnya masih menghadapi keterbatasan sarana, yang berdampak pada rendahnya akses pendidikan.

“Ya, termasuk Kutim, Berau, dan daerah-daerah lain yang memang sarana dan fasilitas pendidikannya masih sangat terbatas,” ucapnya.

Pembangunan sekolah di wilayah terpencil menjadi solusi jangka panjang untuk pemerataan pendidikan. Agus menekankan bahwa pemerataan layanan pendidikan harus menjangkau semua kalangan.

Baca juga  Terima Keluhan Warga, DLH Samarinda Tutup Permanen TPS Perum BPK

“Supaya layanan pendidikan bisa lebih merata dan terjangkau oleh seluruh masyarakat kita yang ada di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Dalam konteks ini, pembangunan sekolah bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga mencakup ketersediaan tenaga pendidik, kurikulum yang relevan, dan teknologi pembelajaran. Tanpa faktor pendukung tersebut, pembangunan sekolah akan kurang maksimal dalam meningkatkan kualitas SDM lokal.

Baca juga  Masa Depan Cerah Pasar Kukar dengan Modernisasi Berkelanjutan

“Termasuk tahun ini ada tiga sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah unggulan, yakni SMA Negeri 1 Tenggarong, SMA Negeri 2 Sangatta Utara, dan SMA Negeri 10 Samarinda,” jelas Agus. Ini menunjukkan bahwa DPRD juga memberi perhatian pada kualitas, bukan hanya kuantitas sekolah.

Pemerintah provinsi didorong untuk mengintegrasikan data kependudukan dan proyeksi kelulusan dalam menentukan titik pembangunan sekolah. Pendekatan berbasis data akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan efisien.

Baca juga  Disiplin dan Sinergi Jadi Sorotan Sekwan Norhayati dalam Apel Pagi Sekretariat DPRD Kaltim

Pendidikan adalah pilar pembangunan sumber daya manusia dan fondasi daya saing daerah. Oleh karena itu, DPRD Kaltim mengingatkan agar setiap pembangunan sekolah harus mempertimbangkan keberlanjutan operasionalnya, termasuk anggaran rutin dan rekrutmen guru.

Dengan pemetaan kebutuhan yang matang dan komitmen kuat dari Pemprov, diharapkan ketimpangan akses pendidikan antardaerah dapat diminimalkan dalam lima tahun ke depan. (Adv)

Bagikan:
Berita Rekomendasi