DPRD Kaltim Usulkan Sekolah Terbuka di Kukar untuk Tingkatkan Partisipasi

ktmd - katamedia.co
Kamis, 26 Jun 2025 08:42 WITA
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahri
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahri

KATAMEDIA, Samarinda – Guna menampung siswa yang tidak dapat bersekolah karena keterbatasan daya tampung dan jarak, DPRD Kaltim mendorong inovasi pendidikan berupa sekolah terbuka. Sarkowi V Zahri, anggota Komisi IV, menyebut konsep ini bisa menjadi solusi alternatif yang realistis.

“Betul. Tapi regulasi sekolah terbuka itu kita belum punya. Ini bentuk inovasi. Kalau memungkinkan dilakukan, ini akan lebih mengakomodasi anak-anak supaya semangat sekolahnya tinggi,” jelasnya.

Baca juga  Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Ditutup, Bupati Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Lokal

Ia mengatakan, angka partisipasi sekolah dapat ditingkatkan jika ada fleksibilitas dalam sistem penyelenggaraan pendidikan, terutama di daerah yang secara geografis sulit dijangkau.

Sarkowi mencontohkan di Moramuntai, terdapat desa terpencil yang dikelilingi tiga desa lain, namun belum memiliki sekolah sendiri. Anak-anak di wilayah itu harus menempuh jarak jauh ke SMA 1 Moramuntai.

Baca juga  Bupati Kukar Perintahkan Dinas Pariwisata Aktifkan Kembali Jam Bentong, Libatkan Teruna Dara Promosikan Wisata

“Anak-anak harus sekolah ke SMA 1 Moramuntai dan transportasinya pakai CES, bahkan ada yang kos,” katanya. Hal ini dianggap mengganggu aktivitas harian siswa, yang sebagian juga membantu orang tua sebagai nelayan.

Dengan model sekolah terbuka, siswa dapat mengakses pembelajaran dari lokasi mereka, sehingga mengurangi kendala transportasi dan biaya.

Secara teoritis, sekolah terbuka adalah bagian dari pendidikan nonformal yang berbasis komunitas dan fleksibel. Jika didukung dengan sistem yang tepat, ini akan menjadi jembatan transformatif untuk menjangkau anak-anak yang tertinggal dari sistem formal. (Adv)

Baca juga  Potensi Maritim Berau Belum Maksimal, Produk Ikan Dikirim ke Daerah Lain
Bagikan:
Berita Rekomendasi