Edit Content

Seno Aji: Sinergi PUPR Perkuat Infrastruktur Kaltim di Tengah Penurunan Anggaran

ktmd - katamedia.co
Rabu, 3 Des 2025 05:21 WITA
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.

KATAMEDIA, SAMARINDA – Memperingati Hari Bakti PU ke-80, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Ir. H. Seno Aji menegaskan pentingnya peran sektor pekerjaan umum dalam menjaga kualitas infrastruktur daerah.

Ia menyampaikan bahwa pesan Menteri PUPR pada peringatan nasional tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh jajaran Kementerian PUPR hingga dinas di daerah harus benar-benar berbakti kepada masyarakat melalui pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

Menurut Seno, sinergi antara balai PUPR, Dinas PUPR Provinsi, serta dinas di tingkat kabupaten/kota menjadi kunci agar infrastruktur Kaltim tetap terawat dan meningkat.

“Kalau infrastruktur tidak baik, maka perekonomian juga ikut terhambat. Karena itu seluruh instansi harus bergerak bersama,” ujarnya.

Baca juga  Pemprov Kaltim Diperkirakan Akan Evaluasi Batas Usia Penerima Gratispol Tahun Depan

Ia menyoroti persoalan klasik yang kerap terjadi di lapangan, terutama terkait pekerjaan yang tidak sinkron. Misalnya, drainase telah selesai dibangun, namun tidak lama kemudian badan jalan justru dibongkar kembali karena perencanaan yang tidak terintegrasi.

“Ini yang harus dievaluasi bersama. Komunikasi wajib diperkuat supaya jalan, drainase, dan fasilitas lainnya bisa berfungsi optimal tanpa harus membuang anggaran dua kali,” tegasnya.

Tantangan semakin besar karena mulai 2026, anggaran Dinas PUPR Kaltim mengalami penurunan drastis menjadi di bawah Rp1 triliun. Padahal, tahun-tahun sebelumnya anggaran dapat mencapai Rp2–4 triliun.

Kondisi ini, kata Seno, memaksa pemerintah daerah mengambil langkah yang lebih selektif dan strategis.

Baca juga  Jalur Domisili PPDB Akan Diperluas, Komisi IV Siapkan Tambahan 5 Persen

Dengan anggaran yang lebih kecil, proyek-proyek pemeliharaan dan pembangunan jalan akan diprioritaskan berdasarkan tingkat kerusakan.

Seno menjelaskan, jalan yang kondisinya masih di atas 85 persen tidak akan menjadi prioritas karena masih bisa bertahan. Sementara itu, ruas dengan kondisi di bawah 60 persen akan menjadi fokus utama.

“Kita harus benar-benar memilih mana yang mendesak untuk masyarakat, mana yang bisa ditunda,” katanya.

Terkait proyek strategis seperti peningkatan jalan di wilayah Mahakam Ulu, Seno memastikan program tersebut tetap berjalan.

Anggaran sekitar Rp100 miliar telah dialokasikan untuk tahun depan dan tidak terdampak pemotongan. Selain itu, dukungan dari Kementerian PUPR juga tetap mengalir sehingga proyek-proyek vital masih dapat terus dilanjutkan.

Baca juga  Soroti Dugaan Manipulasi Pajak Hingga Sosok Penguasa Bayangan Inisial H di Pemprov Kaltim, AMAK Bakal Gelar Aksi

Seno menambahkan bahwa penanganan infrastruktur di Kaltim tidak hanya soal fisik, tetapi juga perencanaan matang dan kerja sama lintas instansi.

“Dengan anggaran terbatas, efisiensi dan sinkronisasi menjadi kunci. Kita harus mengoptimalkan setiap rupiah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dengan refleksi Hari Bakti PU ke-80 ini, Pemprov Kaltim berharap seluruh pemangku kebijakan semakin memperkuat koordinasi demi infrastruktur yang lebih berkualitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun ke depan (Fr/ADV/Diskominfo Kaltim).

Bagikan:
Berita Rekomendasi