Pariwisata Samarinda Dinilai Belum Optimal, Rusdi Dovianto Dorong Promosi dan Destinasi Baru

ktmd - katamedia.co
Selasa, 11 Agu 2026 07:36 WITA
Anggota komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Dovianto/doc
Anggota komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Dovianto/doc

KATAMEDIA, SAMARINDA – Potensi wisata Samarinda dinilai belum sepenuhnya mampu menjadi penggerak ekonomi daerah. Di tengah beragam aset wisata yang dimiliki, keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu kendala utama sehingga pengembangan destinasi baru, peningkatan fasilitas, hingga promosi wisata belum berjalan optimal.

Hal itu disampaikan langsung oleh anggota komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto. Dirinya meninai kemampuan fiskal daerah yang terbatas membuat pemerintah belum memiliki ruang yang cukup untuk melahirkan program pengembangan pariwisata berskala besar.

Baca juga  DPRD Samarinda Dukung Program Zero Tambang, Dorong Rehabilitasi Lahan Eks Tambang untuk Atasi Banjir

“Dengan anggaran yang terbatas, tentu sulit untuk menciptakan destinasi wisata baru yang benar-benar mampu menarik minat wisatawan,” Ungkap Rusdi sapaan karibnya, Selasa (11/8/2026).

Selain itu, Rusdi menyebutkan pengembangan pariwisata membutuhkan dukungan yang tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur dan fasilitas, tetapi juga promosi yang konsisten.

Dirinya menilai Samarinda masih perlu mengejar ketertinggalan dari sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah lebih dahulu mengembangkan destinasi secara terarah.

Baca juga  Anggaran Samarinda 2027 Tertekan, Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III Belum Pasti

Salah satu kawasan yang dinilai memiliki peluang besar adalah Desa Budaya Pampang. Rusdi menyebut kekayaan budaya di kawasan tersebut dapat menjadi daya tarik wisata unggulan apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Pengelolaan kawasan wisata harus memiliki konsep yang matang sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,” Jelas Rusdi.

Selain Pampang, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan Samarinda membutuhkan lebih banyak destinasi yang saling melengkapi. Keberadaan Teras Samarinda dinilai menjadi salah satu ikon baru, tetapi belum cukup untuk membangun ekosistem pariwisata yang kuat.

Baca juga  Pengangguran Masih Jadi Tantangan, Harminsyah Minta Disnaker Perluas Kesempatan Kerja

“Samarinda perlu memiliki lebih banyak destinasi wisata agar pengunjung tidak hanya datang sebentar, tetapi juga tertarik untuk tinggal lebih lama dan membelanjakan uangnya di daerah ini,” Tutup Rusdi. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi