Antisipasi Gesekan Antarpengemudi, DPRD Samarinda Dorong Penataan Transportasi

ktmd - katamedia.co
Jumat, 16 Okt 2026 04:51 WITA
Anggota komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan/doc
Anggota komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan/doc

KATAMEDIA, SAMARINDA – Anggota komisi II DPRD Samarinda mendorong pemerintah kota (Pemkot) menyiapkan regulasi yang matang Rencana beroperasinya taksi berargometer dari Grup Blue Bird.
Menurutnya, Pemerintah perlu mengantisipasi dampak kehadiran layanan tersebut terhadap angkutan kota (angkot), ojek online, dan penyedia transportasi daring yang lebih dahulu beroperasi.

“Pemerintah harus memastikan seluruh pelaku transportasi memiliki ruang usaha yang jelas. Jangan sampai kehadiran operator baru justru menimbulkan konflik antarpengusaha maupun pengemudi, termasuk dengan sopir angkot,” Ungkap Viktor. Rabu (14/10/2026)

Baca juga  Penyesuaian Jam Kerja ASN di Kaltim, DPRD Ingatkan Soal Kesesuaian Regulasi Nasional

Politikus Partai Demokrat itu juga mengingatkan bahwa persaingan mendapatkan penumpang dapat berdampak langsung terhadap pendapatan pengemudi.

Karena itu, Pemkot perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi serta keberlangsungan usaha transportasi lokal dalam menyusun kebijakan, tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang aman dan berkualitas.

“Persaingan usaha memang terbuka bagi siapa saja, tetapi pemerintah daerah tetap harus memperhatikan pelaku usaha lokal. Saya berharap Wali Kota memberi perhatian terhadap keberadaan pengusaha dan kendaraan lokal agar mereka tidak tersisih,” Tegas Viktor.

Baca juga  BBM Langka, JMSI Balikpapan Desak Pertamina Buka Data Publik

Sebagai bahan pertimbangan, Viktor menyarankan Pemkot Samarinda mempelajari tata kelola transportasi di Kota Bogor, terutama upaya menjaga keberadaan angkot di tengah perkembangan moda transportasi modern.

Virtor juga berharap pengalaman daerah lain dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan transportasi Samarinda. (ADV/DPRD Kota Samarinda).

Bagikan:
Berita Rekomendasi