Dorong Ekonomi Kreatif dan Kuliner Tenggarong, Pemkab Kukar Ajak Pengelola Berinovasi Gaet Wisatawan Luar Daerah

ktmd - katamedia.co
Senin, 19 Okt 2026 04:52 WITA
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat diwawancarai media. (Foto: katamedia.co)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat diwawancarai media. (Foto: katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif dan ruang publik di Ibu Kota Kabupaten, Tenggarong.

Di tengah pesatnya pertumbuhan destinasi wisata kuliner baru dan pusat aktivitas warga, Pemkab Kukar menekankan pentingnya inovasi konsep dan keunggulan daya tarik agar ruang publik seperti Pasar Tangga Arung Square maupun pusat kuliner lokal dapat berkembang pesat serta ramai dikunjungi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Kukar untuk memperluas jangkauan pasar ekonomi daerah, tidak hanya bertumpu pada warga lokal Tenggarong, tetapi juga mampu menarik minat wisatawan dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur.

Baca juga  Pemkab Kukar Dorong BUMD Kelola Langsung Sektor Industri Energi

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan bahwa pusat keramaian dan ruang publik seperti Pasar Tangga Arung Square menjadi salah satu fokus perhatian Pemkab Kukar.

Ia mendorong adanya evaluasi mendalam untuk memetakan potensi pengembangan, guna menemukan formula terbaik yang mampu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi dan keramaian pengunjung di kawasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberadaan ruang publik dan pusat kuliner membutuhkan pendekatan manajemen yang adaptif serta berwawasan masa depan.

“Ini menjadi tantangan bersama. Seperti yang terjadi di Pasar Tangga Arung Square, kita perlu melihat prospeknya, mencari tahu penyebab sepinya, dan merumuskan apa yang bisa membuatnya ramai kembali. Ini menjadi salah satu fokus ke depan,” ujar Aulia Rahman Basri, Senin (19/10/2026).

Baca juga  Sri Puji Astuti Dorong Perlindungan Siswa di Tengah Kabut Asap, Akses Internet Jadi Sorotan

Mengingat demografi jumlah penduduk Tenggarong yang relatif terbatas dibandingkan kota-kota besar sekitarnya, Pemkab Kukar mengingatkan para pengelola destinasi wisata kuliner dan ruang kreatif untuk tidak sekadar menyediakan tempat berkumpul (nongkrong).

Pelaku usaha dituntut menghadirkan keunikan produk, keunggulan pelayanan, serta atmosfer khas yang tidak ditemukan di daerah lain.

Dengan konsep yang matang, destinasi kuliner di Tenggarong diyakini mampu menjadi magnet baru bagi pengunjung luar daerah, seperti dari Samarinda, Balikpapan, maupun kabupaten tetangga.

“Kalau kita hanya berharap pada jumlah penduduk lokal, jumlahnya tidak sebanyak daerah lain di Kaltim,” imbuhnya.

Baca juga  Dispar Kaltim Perluas Proyeksi Jospol Mulai SDM Hingga Infrastruktur

Komitmen Pemkab Kukar dalam mendorong daya saing pelaku usaha lokal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menata wajah Kota Tenggarong sebagai kota wisata, budaya, dan sejarah.

Melalui kolaborasi antara evaluasi penataan ruang publik oleh pemerintah dan kreativitas inovatif dari para pengelola tempat kuliner, Pemkab Kukar optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Tenggarong akan semakin bergairah, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Harapan kita, pengelola tempat kuliner baru bisa membuat sesuatu yang berbeda. Bukan hanya anak muda Tenggarong yang nongkrong, tetapi juga menarik konsumen dari luar kota,” harapnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi