Gubernur Kaltim Serahkan Penghargaan Atlet PON, Bonus Tembus Rp81 Miliar

ktmd - katamedia.co
Sabtu, 29 Nov 2025 09:16 WITA
Penyerahan Penghargaan dan Bonus Atlet PON XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara dan Peparnas XVII/2024 Solo, Jumat (28/11/2025).
Penyerahan Penghargaan dan Bonus Atlet PON XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara dan Peparnas XVII/2024 Solo, Jumat (28/11/2025).

KATAMEDIA, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmen besarnya terhadap kemajuan olahraga daerah melalui penyerahan penghargaan dan bonus bagi atlet PON XXI/2024 Aceh–Sumatera Utara dan Peparnas XVII/2024 Solo, Jumat (28/11/2025).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Plt Kadispora) Kaltim, M. Faisal, paparkan bahwa ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan motivasi bagi atlet-atlet Benua Etam.

Selain itu, agar terus meningkatkan kemampuan dan kembali meraih prestasi lebih tinggi pada ajang olahraga nasional maupun internasional.

Menurut Faisal, total penerima bonus mencapai 747 orang, mencakup 454 atlet, 210 pelatih, 31 official teknik, dan 52 manajer.

Baca juga  Kasus Kekerasan Digital Meningkat, DP3A Kaltim Perkuat Literasi Perempuan

“Hari ini, secara simbolis bonus diserahkan oleh Bapak Gubernur dan Ibu Sekda. Ini bentuk penghargaan nyata bagi kerja keras seluruh kontingen,” ujarnya.

Untuk PON XXI, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp67.659.200.000 yang bersumber dari APBD Perubahan 2025.

Besaran bonus disesuaikan dengan kategori perorangan maupun beregu, serta capaian medali.

Kategori perorangan:

  • Emas: Rp300 juta
  • Perak: Rp175 juta
  • Perunggu: Rp90 juta

 

Kategori beregu 2–4 orang:

  • Emas: Rp200 juta
  • Perak: Rp100 juta
  • Perunggu: Rp60 juta

 

Kategori beregu >4 orang:

  • Emas: Rp100 juta
  • Perak: Rp75 juta
  • Perunggu: Rp50 juta

Faisal bahkan sempat memberikan candaan ringan saat menyebut nominal besar tersebut.

Baca juga  Kutim Perkuat Konseling untuk Cegah Perkawinan Anak

“Mudah-mudahan tidak langsung habis hari ini, atau jangan-jangan cuma untuk bayar utang,” ujarnya disambut tawa peserta.

Jumlah penerima bonus PON terdiri dari 410 atlet, 172 pelatih, 14 official teknik, dan 40 manajer.

Kaltim juga mencatat sejarah dengan dua atlet yang berhasil memecahkan rekor nasional, yakni Firda Khairunisa (angkat besi) dan Widari (angkat berat), yang keduanya meraih medali emas.

“Pemecah rekor ini tentu akan kita beri perhatian khusus,” kata Faisal.

Selain itu, tiga cabang olahraga berhasil membawa Kaltim menjadi juara umum, yaitu gulat, hoki, dan layang-layang.

Baca juga  Pemkab Kutim Maksimalkan Anggaran Rp9 Miliar untuk Intervensi Harga Pangan

Sementara itu, untuk Peparnas XVII Solo, Pemprov Kaltim menyiapkan anggaran sebesar Rp13.966.685.000. Bonus diberikan kepada 44 atlet, 38 pelatih, 17 official teknik, dan 6 manajer.

Seluruh pembiayaan dibebankan pada DPA Perubahan Dispora Kaltim 2025 melalui bidang Pembudayaan Olahraga.

Menutup laporannya, Faisal memohon kesediaan Gubernur Kaltim untuk memberikan sambutan dan arahan, sekaligus menyerahkan bonus secara simbolis kepada atlet dan pelatih.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara.

“Terima kasih atas dedikasi seluruh pihak yang telah membawa nama Kalimantan Timur berkibar di level nasional,” ujar Faisal (Fr/ADV/Diskominfo Kaltim).

Bagikan:
Berita Rekomendasi