KATAMEDIA, SAMARINDA – Sinkronisasi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda dinilai penting agar layanan publik, khususnya sektor kesehatan dan pendidikan, dapat berjalan lebih optimal.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan koordinasi antarpemerintah diperlukan terutama dalam menyikapi berbagai persoalan pelayanan masyarakat, termasuk pembiayaan jaminan kesehatan.
Menurutnya, perbedaan kemampuan fiskal daerah seharusnya tidak menjadi penghambat pelayanan dasar masyarakat.
“Kalau memang mereka terbatas anggarannya, kira-kira bagaimana solusinya. Karena yang 49 ribu itu warga Samarinda juga,” ujar Anhar, Senin (08/06/2026).
Anhar menilai kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi prioritas bersama pemerintah.
“Keselamatan dan kesehatan itu hukum tertinggi,” katanya.
Ia menyebut akan ada ruang diskusi untuk membahas sinkronisasi pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan.
“Diskusinya tentang sinkronisasi pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan Kota Samarinda,” ucapnya.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk melihat kontribusi masing-masing pihak dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
“Kita ingin melihat kontribusi pemerintah provinsi terhadap Kota Samarinda, termasuk pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.
Anhar berharap kolaborasi lintas pemerintahan dapat diperkuat agar pembangunan daerah berjalan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. (ADV)










