Deni Hakim Anwar Dukung BRT Samarinda 2027, Anggaran Pusat Masuk Tahap Finalisasi

ktmd - katamedia.co
Selasa, 13 Okt 2026 07:18 WITA
Deni Hakim Anwar mendukung rencana pengoperasian BRT Samarinda pada 2027 dengan anggaran pemerintah pusat.
Deni Hakim Anwar mendukung rencana pengoperasian BRT Samarinda pada 2027 dengan anggaran pemerintah pusat.

KATAMEDIA, SAMARINDA – Deni Hakim Anwar mendukung rencana pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) Samarinda pada 2027. Sementara itu, anggaran dari pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan transportasi publik tersebut masih dalam tahap finalisasi. Harapan menghadirkan transportasi publik yang lebih nyaman dan terintegrasi di Kota Samarinda semakin terbuka. Pemerintah kota menargetkan pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) melalui skema Buy the Service (BTS) pada 2027, dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepada awak media, ketua komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan rencana dukungan anggaran pemerintah pusat untuk operasional BRT tersebut kini memasuki tahap finalisasi.

Baca juga  Deni Hakim Anwar Minta Dishub Tindak Tegas Pelaku Usaha yang Gunakan Bahu Jalan untuk Parkir

Menurutnya, keterlibatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjadi dorongan penting bagi pengembangan transportasi massal di Ibu Kota Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.

“Kemarin sudah ada obrolan untuk penganggaran di APBN di tahun 2027. Alhamdulillah, dalam rangka menciptakan transportasi massal di Samarinda, kita memang perlu dorongan support APBN,” Ungkap Deni. Selasa (13/10/2026).

Deni menjelaskan kehadiran BRT diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan, menata kepadatan lalu lintas, serta menekan praktik parkir liar di tepi jalan.

Baca juga  DPRD Samarinda Desak Evaluasi Proyek Galian Penyebab Kerusakan Jalan dan Tuntut Pemeliharaan Lebih Baik

“Tahapannya saat ini juga sudah dalam tahap finalisasi. Mudah-mudahan ini bisa terwujud. Sejauh ini sudah dijalankan oleh Kota Balikpapan selama 3 tahun, dan mereka mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat untuk transportasi massal ini,” jelasnya.

Untuk itu, politisi dari partai Gerindra tersebut menambahkan pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda juga telah mengkaji spesifikasi bus yang akan digunakan.

Dalam tahap persiapan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan kebutuhan infrastruktur untuk mendukung operasional Bus Rapid Transit (BRT). Sejumlah fasilitas penunjang menjadi perhatian, mulai dari pembangunan halte hingga penentuan titik naik dan turun penumpang atau pick and drop. Seluruh fasilitas tersebut disiapkan pada dua koridor utama yang telah direncanakan agar layanan transportasi publik ini dapat beroperasi dengan baik dan memudahkan masyarakat dalam mengakses angkutan umum.

Baca juga  Raperda RPPLH Samarinda Masuk Tahap Pembahasan, Bapemperda Target Rampung Tahun Ini

“Tinggal infrastrukturnya yang kita persiapkan, salah satunya halte-halte yang belum ada titik pick and drop-nya. Nanti diadakan oleh Dinas Perhubungan untuk melengkapi fasilitas,” Tutup Deni. (ADV/DPRD Kota Samarinda).

Bagikan:
Berita Rekomendasi