Home › ,

Daftar Tunggu Kota Samarinda Hingga 18 Ribu Orang, Kini 627 Jemaah Haji Siap Berangkat

ktmd - katamedia.co
Rabu, 8 Mei 2024 11:11 WITA
Foto: Calon Jemaah Haji Samarinda
Foto: Calon Jemaah Haji Samarinda

KATAMEDIA, Samarinda – Sebanyak 627 calon jemaah haji dari Kota Samarinda dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci dalam empat gelombang keberangkatan yang berlangsung selama Mei hingga Juni 2024.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Kumarul Zaman, mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 18 ribu orang yang masuk daftar tunggu haji.

“Masih ada sekitar 18 ribu yang menunggu giliran. Karena itu, sebaiknya segera mendaftar. Dengan setoran awal Rp25 juta, calon jemaah sudah bisa mengamankan kursi,” jelas Kumarul dalam keterangannya, Rabu (8/5/2024).

Baca juga  Spam Regional Suka Damai Jadi Solusi Krisis Air di Bontang dan Kutim, Target Berfungsi Agustus

Ia menambahkan bahwa masa tunggu normal untuk keberangkatan haji berkisar antara 12 hingga 13 tahun. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) menerapkan sistem rolling yang memungkinkan percepatan bagi calon jemaah tertentu.

“Kalau sudah antre 12 tahun tapi belum melunasi biaya haji, posisinya bisa digantikan oleh calon jemaah lain yang sudah menyelesaikan pelunasan,” jelasnya.

Baca juga  Terkena Dampak Efisiensi Anggaran, Perempuan Mahardhika Sebut Pemerintahan Prabowo-Gibran Anti Perempuan

Meski begitu, Kumarul menegaskan bahwa peluang percepatan tersebut tidak banyak. Mayoritas calon jemaah tetap harus menunggu sekitar 12 tahun meski sudah membayar lunas.

Ia juga menyampaikan bahwa ada perubahan signifikan dalam aturan keberangkatan jemaah haji tahun ini. Jika pada 2022 dan 2023 jemaah dengan mahrom (keluarga kandung seperti anak atau saudara) sempat dipisahkan dalam rombongan berbeda, kini mereka sudah bisa kembali diberangkatkan bersama.

Baca juga  Subandi Minta BPBD Aktif Deteksi Rawan Longsor dan Banjir di Samarinda

“Di tahun 2024 ini, kebijakan sudah diperbaiki. Mahrom kini bisa berangkat dalam rombongan yang sama. Ini untuk mengatasi kendala yang muncul pada dua tahun sebelumnya,” tambahnya.

Kumarul turut menyebutkan bahwa terdapat peningkatan kuota jemaah tahun ini, meski tidak menyebutkan angka pastinya. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi memberikan kuota yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bagikan:
Berita Rekomendasi