Harga Cabai dan Bawang Mulai Naik, Pemkab Kukar Siapkan Subsidi dan Pasar Murah

ktmd - katamedia.co
Selasa, 3 Nov 2026 07:49 WITA
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias (katamedia.co)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias (katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Harga sejumlah bahan pokok di kawasan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), mulai merangkak naik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Cabai rawit, bawang merah, dan sayuran menjadi komoditas yang mengalami kenaikan sehingga mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah pengendalian harga.

Pemkab Kukar menyiapkan subsidi untuk sejumlah komoditas pangan melalui kerja sama dengan PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM). Bantuan tersebut difokuskan pada cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih agar masyarakat dapat memperoleh pasokan dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Baca juga  Longsor di Kilometer 28 Desa Batuah Diduga Bukan Akibat Tambang Ilegal, Komisi III Tegaskan Faktor Alam Jadi Penyebab

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar Ananias mengatakan, intervensi dilakukan berdasarkan kondisi harga yang ditemukan langsung di lapangan.

Untuk itu, petugas dikerahkan memantau harga setiap hari di sejumlah pasar tradisional, termasuk Pasar Mangkurawang, Tenggarong.

“Petugas kami dikerahkan untuk melakukan monitoring harga secara harian di sejumlah pasar tradisional,” kata Ananias, Selasa (3/11/2026).

Baca juga  Pelayanan Publik DPMPTSP Kukar Raih Nilai Tertinggi MCP KPK

Pemantauan tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menentukan komoditas yang perlu mendapat bantuan. Dengan demikian, subsidi yang disalurkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak salah sasaran.

“Hasil dari pantauan itulah kami akan mengetahui komoditas yang perlu dibantu. Kalau tidak asal subsidi, tapi berdasarkan apa yang benar-benar dirasakan warga di lapangan,” ujarnya.

Selain subsidi melalui kemitraan dengan MGRM, Pemkab Kukar juga menjadwalkan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara massal pada Desember 2026.

Baca juga  Atasi Antrean BBM Subsidi, Pemkab Kukar Siapkan Rapat Bersama Pertamina dan Uji Formula Baru

Program ini disiapkan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok ketika kebutuhan masyarakat meningkat pada akhir tahun.

Ananias optimis kombinasi subsidi dan pasar murah dapat membantu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pemkab Kukar sudah mencarikan solusinya terkait persoalan ini,” harapnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi