Pembangunan Sekolah Rakyat di Kukar Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

ktmd - katamedia.co
Selasa, 3 Nov 2026 08:31 WITA
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Rinda Desianti (katamedia.co)
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar, Rinda Desianti (katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), masih menunggu realisasi anggaran dari pemerintah pusat.

Sementara itu, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar tujuh hektare untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kukar Rinda Desianti mengatakan, kesiapan lahan menjadi salah satu dukungan pemerintah daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dapat segera direalisasikan.

Baca juga  Pemkab Kukar Siap Wujudkan Estetika Kota dengan Pelebaran Jalan di Tenggarong

“Jika lahannya sudah siap, maka ada sekitar tujuh hektare yang disiapkan untuk pembangunan SR,” kata Rinda, Selasa (3/11/2026).

Pembangunan fisik sekolah akan dilaksanakan pemerintah pusat setelah anggaran proyek tersedia dan dikucurkan. Adapun perencanaan teknis, termasuk kapasitas sekolah serta rincian kebutuhan pembangunan, sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Dengan demikian, Pemkab Kukar saat ini masih menunggu realisasi pendanaan agar proses pembangunan dapat segera dimulai.

Baca juga  Pemkab Kukar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tenggarong

“Kita berharap tahun ini sudah bisa dibangun oleh pemerintah pusat pembangunan fisiknya,” terangnya.

Rinda menambahkan, Sekolah Rakyat tersebut nantinya akan mencakup jenjang pendidikan SD dan SMP. Sasaran penerimaan peserta didik diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan 2 atau masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Kehadiran sekolah ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera, sekaligus sejalan dengan visi program dedikasi Kukar Idaman Terbaik.

Baca juga  Aulia Rahman Basri Dorong BUMD Jadi Penopang Utama PAD Kukar

“Diharapkan segera dibangun agar anak-anak dari keluarga prasejahtera memiliki kesempatan mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” tandasnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi