Pemkab Kukar Gaungkan Transisi Energi Hijau Demi Masa Depan Anak Cucu

ktmd - katamedia.co
Senin, 12 Okt 2026 08:24 WITA
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: katamedia.co)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Foto: katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memantapkan langkah menuju transformasi ekonomi masa depan yang berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Pemkab Kukar berkomitmen memanfaatkan mandat kepemimpinan lima tahun ini untuk meletakkan fondasi kokoh proses transisi energi, beralih dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju pengelolaan energi terbarukan dan ramah lingkungan.

Gagasan visioner ini ditegaskan Aulia sebagai langkah berani untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan Kukar, tidak hanya untuk hari ini, tetapi sebagai warisan bernilai tinggi bagi generasi mendatang.

Baca juga  Beasiswa Kaltim Tuntas Disorot BPK, DPRD Harap Perbaikan Segera Dilakukan

Menyadari bahwa transisi energi memerlukan waktu dan proses yang panjang, Pemkab Kukar memilih untuk mengambil langkah nyata sejak dini.

Menurutnya, kunci utama keberhasilan transisi ini adalah keterlibatan daerah secara langsung sebagai subjek pelaku, bukan sekadar penonton.

“Tugas kami dalam jangka waktu 5 tahun ini adalah membangun pondasi proses transisi energi dari ekstraktif ke non-ekstraktif,” ujar Aulia, Senin (12/10/2026).

Sebagai strategi konkret dalam masa transisi, Pemkab Kukar membidik potensi pengelolaan gas bumi yang akan segera beroperasi di wilayahnya. Pemerintah daerah tidak hanya mengincar skema hak partisipasi (participating interest) 10 persen, tetapi juga mendorong agar daerah diberikan kuota alokasi gas untuk dikelola secara mandiri oleh BUMD.

Baca juga  Bupati Kukar Akui Loa Janan Ulu Wilayah Rawan Banjir, Penanganan jadi Perhatian Bersama

Langkah ini dinilai menjadi jembatan ideal (bridging strategy) dalam masa peralihan menuju energi bersih, di mana BUMD terlibat aktif dalam rantai pasok dan bisnis industri gas. Kemudian berpotensi meningkatkan nilai tambah dengan membuka peluang hilirisasi industri berbasis energi bersih di tingkat lokal. Selain itu juga dapat menciptakan sumber pendapatan daerah baru yang lebih berkelanjutan.

Baca juga  Peringatan Transmigrasi ke-36, Bukit Harapan Tampilkan Capaian Infrastruktur dan Sosial

Upaya transformasi ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral Pemkab Kukar terhadap masa depan daerah. Dengan memulai transisi energi dari sekarang, Kukar optimistis mampu keluar dari bayang-bayang risiko ketergantungan pada sumber daya yang tak terbarukan seperti sektor pertambangan.

“Insyaallah, apa yang kita upayakan hari ini merupakan yang terbaik untuk anak cucu kita kelak,” pungkasnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi