KATAMEDIA, KUKAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan sekitar 200 porsi makanan setiap hari bagi warga terdampak kebakaran di kawasan Danau Aji, RT 33, Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
Dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga setelah kebakaran menghanguskan 75 bangunan di kawasan tersebut. Setidaknya sebanyak 151 jiwa mengalami dampak dari kebakaran ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kukar Setianto Nugroho Aji mengatakan, dapur umum tersebut disiapkan melalui kolaborasi BPBD bersama Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Menurutnya, layanan makanan ditujukan khusus bagi warga yang terdampak langsung kebakaran. Pemerintah menyiapkan makanan siap saji sebanyak tiga kali sehari untuk membantu memenuhi kebutuhan makan warga selama masa penanganan awal.
“Kita usahakan tiga kali. Hari ini kita mulai makan siang. Kalau pagi tadi dari teman-teman Baznas membantu menyiapkan sarapan,” kata Setianto, Selasa (6/10/2026).
Untuk kebutuhan dapur umum, BPBD menggunakan persediaan logistik yang tersedia di gudang. Bahan yang disiapkan antara lain beras, sarden, susu, gula, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya yang kemudian diolah menjadi makanan siap santap.
Dalam sehari, sekitar 200 porsi makanan disiapkan untuk warga terdampak. Jumlah tersebut akan disalurkan berdasarkan pendataan dari pemerintah kelurahan dan kecamatan.
“Kalau ada warga-warga yang lain mau ke sini, boleh, kami imbau kita dahulukan masyarakat yang terdampak korban. Khusus yang terdampak,” ujarnya.
Setianto mengatakan, pendataan penerima makanan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak kelurahan dan kecamatan. Pemerintah kelurahan akan membantu memastikan bantuan diterima oleh warga yang terdampak langsung.
Dapur umum tersebut untuk sementara direncanakan beroperasi selama dua hari. Namun, durasi pelayanan dapat diperpanjang apabila kebutuhan warga masih berlanjut.
“Rencana dua hari, tapi nanti kita melihat perkembangan. Kalau memang masih dibutuhkan sesuai nanti dari Pak Camat, kalau masih dibutuhkan ya kita lanjutkan,” jelasnya.
Setianto menegaskan, penanganan kebutuhan dasar tersebut merupakan bagian dari respons pemerintah daerah terhadap warga yang tengah menghadapi dampak kebakaran. Seluruh bantuan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).









