KATAMEDIA, SAMARINDA – Polder Air Hitam tak hanya menyimpan potensi sebagai infrastruktur pengendali banjir, namun juga menjadi ruang publik yang dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Untuk itu, anggota DPRD Samarinda, Sani bin Husein mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) menata kawasan tersebut secara bertahap agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang olahraga sekaligus wadah aktivitas ekonomi warga.
Menurutnya, kawasan tersebut dapat dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman, dengan fasilitas olahraga dan area publik yang tertata.
“Polder Air Hitam adalah aset berharga milik warga Samarinda. Sudah seharusnya kawasan ini tidak hanya berfungsi menampung air hujan, tetapi juga dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau yang sehat untuk olahraga sekaligus tempat yang tertata bagi pelaku UMKM,” Ungkap Sani sapaan karibnya, Rabu (12/8/2026).
Selain itu, Sani juga mengusulkan pembangunan jalur lari atau jalan sehat yang mengelilingi kawasan polder. Fasilitas tersebut dapat dilengkapi penerangan, tempat beristirahat, area parkir, serta pepohonan peneduh agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.
Untuk menggerakkan ekonomi lokal, Sani juga mendorong pemerintah menyediakan zona khusus bagi pelaku UMKM. Penataan harus menggunakan konsep yang seragam dan tetap memperhatikan fungsi utama polder sebagai pengendali air.
“Produk seperti kuliner khas Samarinda dan Kaltim, kerajinan tangan, serta produk kreatif lokal dinilai dapat menjadi bagian dari aktivitas ekonomi di kawasan tersebut,” Ucapnya.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap gagasan tersebut dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Samarinda dan diwujudkan secara bertahap berdasarkan kemampuan anggaran serta kajian yang komprehensif.
“Melihat melemahnya kondisi fiskal daerah saat ini, tentu rencana ini tidak bisa terlaksana dalam waktu dekat. Saya berharap bisa masuk RPJPD Kota Samarinda, tentu disesuaikan dengan kemampuan daerah dan melalui kajian yang komprehensif,” Tutup Sani. (ADV)









