KATAMEDIA, SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memastikan DPRD akan memprioritaskan pembahasan anggaran untuk penggantian kabel instalasi lampu pada salah satu jembatan di Samarinda yang hilang. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Helmi menjelaskan, hilangnya kabel instalasi lampu tidak dapat ditangani melalui anggaran pemeliharaan rutin karena aset yang rusak bukan sekadar mengalami kerusakan, melainkan telah hilang sehingga membutuhkan mekanisme penganggaran baru.
“Kalau kabelnya hilang, tentu tidak bisa langsung diganti melalui anggaran pemeliharaan. Karena barangnya sudah tidak ada, maka harus diajukan kembali dalam pembahasan APBD,” jelas Helmi.
Ia mengatakan usulan tersebut nantinya akan disampaikan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) kepada DPRD untuk dibahas bersama dalam APBD Perubahan apabila memungkinkan.
“Nanti pemerintah kota melalui TPAD akan mengusulkan anggarannya. Kalau memang sifatnya mendesak dan menyangkut kepentingan masyarakat, tentu akan menjadi salah satu prioritas pembahasan di DPRD,” ujarnya.
Helmi menegaskan, kondisi tersebut bukan berarti pemerintah tidak memiliki anggaran. Namun secara administrasi penggantian aset yang hilang memang harus melalui mekanisme penganggaran yang sesuai dengan ketentuan.
Menurutnya, keberadaan lampu penerangan di jembatan sangat penting untuk menunjang keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Karena itu, percepatan penggantian kabel perlu menjadi perhatian bersama.
“Harapan kami, kalau memang memungkinkan di APBD Perubahan, penggantian kabel ini bisa segera dilakukan sehingga masyarakat yang melintas merasa lebih aman dan nyaman karena penerangan jembatan kembali berfungsi dengan baik,” pungkasnya. (ADV)








