DPRD Samarinda Tunggu Konsep Detail Revitalisasi Pasar Segiri

ktmd - katamedia.co
Kamis, 21 Mei 2026 08:54 WITA
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda , Deni Hakim Anwar
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda , Deni Hakim Anwar

KATAMEDIA, SAMARINDA – Rencana revitalisasi menyeluruh Pasar Segiri mulai mendapat perhatian dari kalangan legislatif di Kota Samarinda. Meski dinilai sebagai langkah yang memungkinkan untuk dilakukan, DPRD menilai pembahasan proyek tersebut masih memerlukan kajian matang, terutama terkait konsep dan kesiapan anggaran daerah.

Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima pemaparan resmi dari pemerintah kota mengenai rancangan revitalisasi yang akan diterapkan di kawasan pasar tersebut.

Menurut Deni, kondisi keuangan daerah yang masih berada dalam kebijakan efisiensi menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum proyek besar dijalankan. Karena itu, pelaksanaan revitalisasi dinilai belum realistis dilakukan dalam waktu dekat.

Baca juga  Targetkan Pengelolaan Sampah Lebih Efektif, DPRD Samarinda Sambut Baik Rencana Pemkot Siapkan Insinerator di Setiap Kecamatan

“Kalau bicara hari ini, di tengah situasi efisiensi, mungkin untuk tahun ini masih sulit. Tapi ke depan bisa saja dilakukan,” ungkap Deni, Kamis (21/05/2026).

Ia menjelaskan, DPRD belum bisa mengambil sikap ataupun memberikan dukungan penuh sebelum mengetahui secara detail konsep revitalisasi yang disiapkan pemerintah kota, termasuk arah pengembangan dan fungsi pasar ke depan.

Baca juga  Kekerasan Terhadap Anak Masih Marak di Samarinda, Stigma Sosial Jadi Penghalang Utama Pelaporan

“Kita ingin tahu dulu konsepnya seperti apa, apakah sama seperti Pasar Pagi atau berbeda. Fungsinya untuk pasar ini nanti seperti apa,” jelasnya.

Deni menilai revitalisasi pasar tidak cukup hanya fokus pada perubahan bangunan fisik. Menurutnya, penataan aktivitas perdagangan dan kenyamanan pedagang harus menjadi perhatian utama agar pasar tetap hidup dan memiliki daya tarik ekonomi bagi masyarakat.

“Jangan hanya simbol saja, tapi pedagang juga harus terakomodir dengan baik. Itu yang paling penting,” tandasnya.

Baca juga  Agrowisata Swargo Tani, Oase Hijau di Desa Tani Bhakti

Lebih lanjut, ia menyebut apabila rencana revitalisasi tersebut masuk dalam pembahasan anggaran tahun 2027, DPRD akan meminta penjelasan menyeluruh terkait perencanaan, skema pembangunan, hingga dampaknya terhadap pedagang dan aktivitas ekonomi di sekitar pasar.

Dengan adanya pembahasan yang detail sejak awal, DPRD berharap revitalisasi Pasar Segiri nantinya tidak hanya menjadi proyek pembangunan semata, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas pasar tradisional sekaligus menjaga keberlangsungan usaha para pedagang yang selama ini menggantungkan penghidupan di kawasan tersebut. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi