KATAMEDIA, SAMARINDA – Semangat atlet Samarinda untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser mulai dipacu, namun persiapannya masih dibayangi sejumlah ketidakpastian.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda hingga kini masih menunggu informasi teknis dari pemerintah provinsi terkait pelaksanaan pertandingan yang dinilai penting untuk menentukan kekuatan kontingen.
Kepada awak media, ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan sejumlah informasi mengenai cabang olahraga, nomor pertandingan hingga lokasi venue belum sepenuhnya diterima pemerintah kota.
“Secara keseluruhan, kita belum bisa memastikan karena masih ada beberapa hal, baik teknis maupun nonteknis, yang masih menunggu kepastian dari provinsi,” Ungkapnya. Rabu (19/8/2026).
Lebih lanjut, Novan sapaan karibnya menilai ketidakjelasan tersebut turut memengaruhi proses pemetaan kebutuhan kontingen Samarinda.
Pemkot Samarinda belum dapat memastikan jumlah atlet, pelatih dan ofisial yang nantinya diberangkatkan ke Kabupaten Paser.
Padahal, Samarinda sebelumnya telah menyiapkan rencana untuk mengirim sekitar 1.700 atlet dan ofisial dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Kepastian teknis juga berkaitan langsung dengan perencanaan anggaran dan kebutuhan operasional kontingen. Mulai dari transportasi, akomodasi hingga kebutuhan selama pertandingan harus disesuaikan dengan jumlah peserta dan cabang olahraga yang diikuti,” Jelas Novan.
Politisi dari partai Golkar itu mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) segera memberikan kepastian mengenai teknis penyelenggaraan Porprov Kaltim 2026.
“Semakin cepat informasi teknis diterima, semakin mudah pula daerah menyusun kebutuhan dan memastikan kesiapan atlet menghadapi Porprov 2026 di Paser,” Tutup Novan. (ADV)








