Edit Content
Home › ,

Pemprov Kaltim Fokus Tingkatkan Akses Pendidikan di Balikpapan, DPRD Dukung Penuh

ktmd - katamedia.co
Senin, 16 Jun 2025 06:38 WITA
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H Baba, saat diwawancarai awak media.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H Baba, saat diwawancarai awak media.

KATAMEDIA, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berencana membangun satu Sekolah Menengah Atas (SMA) baru serta meningkatkan fasilitas di SMK Negeri 5 Balikpapan.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab tantangan ketimpangan akses pendidikan di Kota Balikpapan yang terus menjadi perhatian publik.

Anggota DPRD Kaltim, H Baba, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut.

Menurutnya, keterbatasan daya tampung sekolah negeri menjadi persoalan utama setiap tahun ajaran baru, khususnya saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Baca juga  Sutomo Jabir Minta Perpani Balikpapan Jaga Tren Positif Lahirkan Atlet Prestasi

“Ini langkah cerdas dan sangat diperlukan. Dengan membangun SMA baru dan memperluas fasilitas SMK Negeri 5, kita memperbesar peluang anak-anak Balikpapan memperoleh pendidikan yang layak dan merata,” katanya pada Senn (16/6/2025).

Ia juga menjelaskan bahwa SMK Negeri 5 Balikpapan saat ini memiliki lahan seluas 16 hektare—potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Baba menilai area tersebut bisa digunakan untuk menambah ruang kelas atau bahkan mendirikan sekolah baru di dalam kompleks yang sama.

Baca juga  Pancasila di Era Globalisasi, Darlis Pattalongi Tegaskan Pentingnya Penghayatan Nilai-Nilai Luhur

“Dengan luas lahan seperti itu, kita bisa menambah rombel (rombongan belajar), atau bahkan membangun unit pendidikan baru bila diperlukan,” ujarnya.

Keterbatasan rombel sendiri menjadi tantangan utama pelaksanaan PPDB, terlebih karena aturan dari Kemendikbudristek yang membatasi jumlah siswa dalam satu kelas maksimal 36 orang.

Meski kebijakan ini bertujuan menjaga mutu pembelajaran, Baba menilai perlu ada penyesuaian daya tampung agar akses pendidikan tetap terbuka luas.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim menunjukkan bahwa saat ini sekolah negeri tingkat SMA dan SMK di Balikpapan hanya mampu menampung sekitar 51 persen lulusan SMP.

Baca juga  Internet Gratis Desa Kaltim Hampir Tuntas: Sejumlah Daerah Capai 100 Persen Konektivitas

Dampaknya, hampir setengah dari lulusan terpaksa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang belum tentu terjangkau secara finansial.

Menutup pernyataannya, Baba menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mendorong pemerataan sarana pendidikan.

“Tujuan kami jelas, semua siswa harus punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Ketimpangan seperti sekarang tidak boleh terus berlanjut,” tegasnya.

Bagikan:
Berita Rekomendasi