Pariwisata Dinilai Jadi Sumber Ekonomi Baru, Deni Hakim Anwar Dorong Inovasi Destinasi

ktmd - katamedia.co
Sabtu, 17 Okt 2026 09:02 WITA
salah satu lokasi destinasi wisata buatan yang memajukan Yogyakarta/doc
salah satu lokasi destinasi wisata buatan yang memajukan Yogyakarta/doc

KATAMEDIA, SAMARINDA – Pengembangan pariwisata dinilai menjadi salah satu peluang bagi Samarinda untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi daerah.

Karena itu, pemerintah kota (Pemkot) Samarinda didorong menyusun peta jalan atau roadmap pariwisata jangka panjang agar potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara terarah dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Ketua komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai sektor pariwisata tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan destinasi, tetapi juga berpotensi menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga  RPJMD 2025–2029 Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Peningkatan Layanan dan Pemerataan Pembangunan

Ia mendorong pemerintah lebih inovatif dalam mengembangkan potensi lokal, termasuk Sungai Mahakam dan destinasi wisata buatan.

“Diperlukan campur tangan pemerintah. Kita bisa melihat bagaimana Jogja menata dan mengelola pariwisata mereka. Jogja banyak membuat destinisasi buatan. Bukan hanya destinasi wisata alami semata,” Ungkap Deni sapaan karibnya. Kamis (15/10/2026).

Menurut Deni, pengalaman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, terutama dalam menyediakan infrastruktur dan menciptakan ekosistem usaha yang mendukung.

Baca juga  Darlis Soroti Sinkronisasi Data Lemah, Insentif Guru Tertunda

Ia menilai Samarinda juga memiliki peluang untuk mengembangkan pendekatan serupa melalui penyediaan fasilitas wisata, pembinaan UMKM, serta kemudahan perizinan usaha yang terintegrasi dengan program pariwisata.

“Pemerintah membantu menyiapkan sarana prasarana pendukung, seperti kesiapan fasilitas wisata, pembinaan UMKM, dan kemudahan bagi izin bisnis yang terintegrasi dengan program pariwisata,” Ucap Deni.

Selain itu, Deni juga mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) yang mulai memberikan perhatian terhadap pengembangan destinasi wisata, termasuk rencana penataan kawasan Bukit Steling.

“Samarinda sudah tidak mungkin menciptakan destinasi wisata alami. Tinggal bagaimana pemerintah memanfaatkan potensi yang sudah ada saat ini saja lagi,” Ujarnya.

Baca juga  Banmus DPRD Samarinda Susun Agenda Kedewanan Selama Agustus Mendatang

Meski pengembangan pariwisata bukan bidang utama komisi yang dibawahinya, politisi dari partai Gerindra itu menekankan pentingnya penyusunan roadmap agar kebijakan dan pembangunan destinasi memiliki arah yang jelas serta saling terhubung.

“Artinya, orang kalau ke Samarinda sudah tahu mau ke mana. Menggunakan transportasi apa. Termasuk kalau mau jalan-jalan, mereka sudah tidak bingung. Begitu juga kalau mau belanja oleh-oleh atau kulineran,” Tutup Deni. (ADV/DPRD Kota Samarinda).

Bagikan:
Berita Rekomendasi