Maswedi Desak Pemkot Samarinda Benahi Lampu Taman Bermain Bengkuring yang Minim Penerangan

ktmd - katamedia.co
Selasa, 3 Nov 2026 07:30 WITA
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi.

KATAMEDIA, SAMARINDA – Kondisi penerangan di taman bermain anak kawasan Perumahan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Pemerintah kota diminta segera melakukan pembenahan agar fasilitas ruang publik tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman, termasuk pada malam hari.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, menilai minimnya pencahayaan di kawasan playground Bengkuring perlu segera ditangani. Menurutnya, keberadaan taman bermain tidak cukup hanya didukung fasilitas permainan, tetapi juga harus dilengkapi sarana penunjang yang menjamin keselamatan pengunjung.

“Jangan bangun playground, tapi malamnya gelap. Warga tentu merasa khawatir,” ujar Maswedi saat di Kantor DPRD Samarinda, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan kondisi di lokasi, sejumlah tiang lampu sebenarnya telah terpasang di sekitar taman. Namun, sebagian besar belum berfungsi optimal. Hanya satu lampu yang terlihat menyala dengan pencahayaan relatif redup sehingga area permainan, termasuk ayunan, perosotan, dan bangku taman, masih diselimuti kegelapan ketika malam tiba.

Baca juga  DPRD Samarinda Sebut Data Penerima Bantuan BPJS Jadi Gambaran Masih Banyak Warga Prasejahtera

Maswedi menyebutkan, keluhan mengenai minimnya penerangan tersebut telah beberapa kali disampaikan masyarakat. Aspirasi itu diterimanya melalui kegiatan reses maupun informasi yang beredar di media sosial. Kendati demikian, hingga awal November 2026, kondisi penerangan di taman tersebut dinilai belum menunjukkan perubahan berarti.

Ia mengingatkan, fasilitas publik yang minim pencahayaan bukan sekadar persoalan keindahan lingkungan. Kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pengunjung, terutama anak-anak yang menggunakan fasilitas permainan serta orang tua yang mendampingi mereka.

“Kita jangan menunggu ada kejadian. Pencegahan harus dilakukan sejak awal,” tegasnya.

Untuk mempercepat penanganan, Maswedi meminta Lurah Sempaja Timur bersama Camat Samarinda Utara melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi lampu taman. Ia berharap pemerintah di tingkat wilayah tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif mengidentifikasi kerusakan fasilitas umum di lingkungan masyarakat.

Baca juga  Kaltim Bidik Lonjakan Wisman 2026, Royal Brunei Diproyeksikan Jadi Gerbang Utama Masuknya Turis Asing

Selain itu, koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga dinilai perlu segera dilakukan. Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda didorong untuk menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Maswedi turut mengingatkan pentingnya pemeliharaan fasilitas umum secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus disertai pengawasan dan perawatan berkala agar fasilitas tersebut tidak terbengkalai setelah selesai dibangun.

“Fasilitas umum harus dirawat. Lampu mati harus segera diperbaiki,” katanya.

Ia menambahkan, taman bermain di kawasan permukiman seperti Bengkuring memiliki peran penting sebagai ruang interaksi sosial masyarakat. Selain menjadi tempat rekreasi keluarga, keberadaan taman juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain dan beraktivitas tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggal.

Baca juga  Abdul Rohim Minta Pendataan Program RTLH Diperketat, Hindari Salah Sasaran Penerima Bantuan

Keluhan serupa turut disampaikan warga setempat, Siti Rahmah (34). Ia mengaku kerap membawa anaknya bermain di taman tersebut pada sore hari. Namun, keterbatasan penerangan membuat dirinya memilih mengakhiri aktivitas ketika hari mulai gelap.

“Kalau sudah sore menjelang malam, kami memilih pulang karena lampunya kurang terang,” ungkap Siti.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki lampu-lampu yang tidak berfungsi sehingga masyarakat dapat memanfaatkan taman dengan lebih leluasa. Pencahayaan yang memadai juga akan membantu orang tua mengawasi anak-anak selama bermain.

Maswedi berharap pemerintah kota tidak mengabaikan persoalan fasilitas dasar di lingkungan permukiman. Ia menilai pembenahan penerangan taman Bengkuring perlu segera direalisasikan agar ruang publik tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Penerangan taman itu kebutuhan dasar warga. Jangan sampai diabaikan,” pungkasnya. (ADV/DPRD Kota Samarinda).

Bagikan:
Berita Rekomendasi