Kaltim Bidik Lonjakan Wisman 2026, Royal Brunei Diproyeksikan Jadi Gerbang Utama Masuknya Turis Asing

ktmd - katamedia.co
Kamis, 20 Nov 2025 08:03 WITA
Royal burnei airlines (Istimewa).
Royal burnei airlines (Istimewa).

KATAMEDIA, Samarinda – Kalimantan Timur bersiap memasuki fase baru dalam pengembangan sektor pariwisata internasional. Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan peningkatan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, dengan memanfaatkan rute penerbangan internasional yang mulai menghubungkan Benua Etam dengan sejumlah negara melalui Bandar Seri Begawan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaqi, mengungkapkan bahwa konektivitas ini mulai membuka pasar wisata yang sebelumnya belum tergarap maksimal. Penerbangan langsung Royal Brunei Airlines dari Bandar Seri Begawan ke Balikpapan kini menjadi jalur strategis yang dinilai mampu mendongkrak arus wisman secara bertahap.

Restiawan menjelaskan bahwa indikator peningkatan sudah terlihat dari mulai masuknya rombongan kecil turis yang menggunakan rute tersebut.
”Tren awal ini menunjukkan potensi besar yang dapat berkembang menjadi arus wisatawan yang lebih besar pada tahun mendatang,” katanya.

Baca juga  Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: TNI Hanya Memiliki Satuan Siber, Bukan Matra Siber

Namun yang membuat Dispar Kaltim semakin optimistis adalah pola konektivitas Royal Brunei yang menjadikan Bandar Seri Begawan sebagai hub internasional. Maskapai tersebut mengoperasikan penerbangan dari sejumlah kota besar di Tiongkok menuju Brunei, sebelum melanjutkan perjalanan ke Balikpapan.
”Model transit inilah yang menurut Restiawan membuka peluang lebih luas,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan pertemuan dengan Royal Brunei pada akhir bulan depan. Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama agar maskapai tidak hanya membawa wisatawan asal Brunei, tetapi juga wisatawan dari negara lain yang menggunakan Brunei sebagai titik penghubung.

Baca juga  SDM Arsiparis Garda Terdepan Pelestarian Rekam Jejak Pemerintahan

Restiawan meyakini bahwa strategi perluasan pasar ini akan menjadi fondasi penting bagi upaya Kaltim menarik wisatawan dari berbagai kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, hingga potensi pasar Timur Tengah yang juga banyak menggunakan jalur transit di Brunei.

Selain Royal Brunei, rute internasional Balikpapan–Malaysia yang beroperasi dua kali seminggu juga diperkirakan tetap menjadi penopang arus kunjungan. Kombinasi kedua rute ini dinilai cukup kuat untuk membangun kembali akses wisatawan asing yang sempat melambat.

Baca juga  Kaltim Perkuat Posisi sebagai Pusat Energi Terbarukan Lewat Operasional Refinery Biodiesel Baru

Ke depan, Dispar Kaltim akan memfokuskan upaya pada penyusunan paket wisata yang lebih menarik, kolaborasi dengan travel agent internasional, dan penguatan promosi digital lintas negara.
”Destinasi-destinasi unggulan seperti Derawan, Labuan Cermin, Pulau Kakaban, Tenggarong, dan Balikpapan akan dikemas lebih agresif dalam kampanye pemasaran regional,” sebut Restiawan.

Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan industri pariwisata lokal dalam meningkatkan kualitas layanan, termasuk penyediaan guide berbahasa asing, transportasi yang lebih terintegrasi, serta hospitality yang sesuai standar wisatawan internasional (Fr/ADV/Diskominfo Kaltim).

Bagikan:
Berita Rekomendasi