Edit Content
Home › ,

DWP Kutim Perkuat Wawasan Wirausaha Perempuan

ktmd - katamedia.co
Jumat, 14 Nov 2025 08:24 WITA

KATAMEDIA, Sangatta- Upaya memperluas pengetahuan kewirausahaan bagi perempuan di lingkungan aparatur sipil negara kembali dilakukan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutai Timur.

Organisasi itu menyelenggarakan sosialisasi bertema kewirausahaan bagi seluruh anggotanya yang tersebar di kabupaten tersebut. Kegiatan berlangsung di ruang Damar, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kamis (13/11/2025), melalui kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur.

Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman mengenai pola pikir entrepreneur sebagai bekal menghadapi perkembangan ekonomi yang semakin fluktuatif.

Baca juga  SMAN 10 Samarinda Dipastikan Kembali ke Lokasi Awal, DPRD Kaltim Tegaskan Eksekusi Putusan MA

Peserta tidak hanya diajak mengenal potensi usaha rumahan, tetapi juga diarahkan memahami cara berpikir adaptif dan kreatif dalam merespons perubahan sosial dan ekonomi.

Sebanyak 40 anggota dan pengurus DWP hadir mengikuti rangkaian materi dari narasumber Komunitas Tangan Di Atas (TDA), Naning Trilestari.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan DP3A Kutai Timur, Dina Frihandini, yang hadir mewakili Kepala Dinas, menyampaikan bahwa keluarga kini dihadapkan pada tantangan ekonomi yang berkembang sangat cepat.

Ia menjelaskan bahwa keluarga perlu memiliki kemampuan beradaptasi dan berpikir kreatif untuk menghadapi berbagai situasi yang muncul akibat perubahan zaman.

Baca juga  DPRD Samarinda Soroti Kebijakan Pemkot Terkait Larangan Fotografer di Teras Samarinda

Dina menambahkan bahwa keluarga merupakan fondasi pembangunan masyarakat sehingga penting bagi setiap rumah tangga menjadi tempat tumbuhnya kreativitas dan ketangguhan generasi muda.

Sementara itu, Wakil Ketua II DWP Kutim, Evy Poniso, menyampaikan apresiasinya atas sinergi DP3A dalam mendukung penyelenggaraan sosialisasi tersebut.

Ia menyebut bahwa kerja sama itu mencerminkan upaya bersama memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan perempuan.

Evy menguraikan bahwa pola pikir kewirausahaan tidak hanya terkait peluang penghasilan tambahan, tetapi lebih pada kemampuan membaca peluang, mengambil keputusan terukur, serta bersikap proaktif dalam menghadapi tantangan.

Baca juga  Sekolah Rakyat Kemensos, DPRD Kaltim Nilai Daerah Kurang Persiapan

Menurut Evy, kapasitas tersebut sangat penting dimiliki perempuan yang memiliki peran strategis dalam rumah tangga.

Ia menegaskan bahwa materi yang diperoleh dalam sosialisasi sebaiknya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk mendukung pekerjaan suami, mengembangkan kemampuan diri, maupun membangun usaha rumahan yang dapat memperkuat ekonomi keluarga.

“Semoga peserta mampu menjadikan pemahaman itu sebagai modal awal untuk lebih mandiri dan produktif,” pungkasnya. (ADV/MR)

Bagikan:
Berita Rekomendasi