Kukar Siapkan Fasilitas Olahraga Inklusif untuk Perkuat Pembinaan Atlet Disabilitas

ktmd - katamedia.co
Senin, 5 Okt 2026 09:08 WITA
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri . (Foto: katamedia.co)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri . (Foto: katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pembinaan olahraga bagi atlet penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) disiapkan untuk terus berkembang. Salah satu langkah yang mulai dibahas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar yakni penyediaan fasilitas olahraga inklusif yang dapat mendukung proses latihan dan pembinaan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kukar.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan ruang pembinaan yang lebih memadai bagi atlet disabilitas, sekaligus membuka peluang pengembangan potensi atlet secara berkelanjutan.

Pembahasan fasilitas tersebut mengemuka dalam audiensi Ketua NPCI Kukar, Muhammad Bisron bersama jajaran dengan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Senin (5/10/2026).

Baca juga  Kebutuhan Guru di Kukar Masih Dinamis, Pemetaan Masih Berjalan

Aulia menyambut baik rencana yang disampaikan NPCI Kukar. Ia menilai semangat atlet disabilitas dalam mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi perlu mendapat dukungan melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih. Semoga peningkatan prestasi ini dapat terus dikelola dan dikembangkan dengan baik,” ungkap Aulia.

Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan atlet menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses latihan. Dengan sarana yang memadai, atlet diharapkan dapat menjalani pembinaan secara lebih optimal sekaligus memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan.

Baca juga  Gubernur Rudy Serahkan Penghargaan Atlet PON dan Peparnas: Kaltim Targetkan Juara Nasional pada PON 2028

Terkait rencana pembangunan gedung inklusif, Aulia menyampaikan pembiayaan dapat dibahas melalui mekanisme hibah sesuai ketentuan yang berlaku. NPCI Kukar diminta terlebih dahulu menyiapkan proposal sebagai bahan pembahasan untuk penganggaran tahun 2027.

“Seperti apa mekanismenya ke depan, kita bicarakan lagi sambil menyusun penganggaran tahun 2027,” jelasnya.

Pemkab Kukar juga menekankan pentingnya proses perencanaan hingga pelaksanaan program dilakukan secara tertib dan transparan. Dalam proses tersebut, NPCI Kukar akan mendapat pendampingan dari pihak terkait, termasuk Kejari Kukar dan Dispora Kukar.

Keberadaan fasilitas inklusif nantinya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat latihan. Sarana tersebut juga dapat menjadi ruang pembinaan atlet secara berkelanjutan, termasuk dalam proses menemukan dan mengembangkan bibit-bibit baru olahraga disabilitas di Kukar.

Baca juga  DPRD Samarinda Soroti Potensi PAD Besar dari Program Parkir Berlangganan

Melalui pembinaan yang lebih terarah serta dukungan sarana yang sesuai, Pemkab Kukar berharap atlet disabilitas memiliki kesempatan yang semakin luas untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pembinaan olahraga yang dapat diakses seluruh masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi atlet Kukar untuk berprestasi di berbagai ajang olahraga tingkat regional maupun nasional.

“Silakan persiapkan proposalnya dan diajukan untuk tahun anggaran 2027,” pungkasnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi