Kredit Kukar Idaman Terbaik Tembus Hingga Rp500 Juta, Seleksi Penerimaan Bakal Diperketat

ktmd - katamedia.co
Sabtu, 3 Okt 2026 07:27 WITA
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat ditemui di Kantor Kecamatan Loa Janan, Sabtu (3/10/2026). (Foto: katamedia.co)
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat ditemui di Kantor Kecamatan Loa Janan, Sabtu (3/10/2026). (Foto: katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyiapkan Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan plafon hingga Rp500 juta bagi pelaku usaha.

Namun, pembiayaan tersebut tidak diberikan secara otomatis karena pemerintah akan menyeleksi calon penerima berdasarkan keberadaan dan keberlangsungan usaha.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, program yang merupakan kelanjutan dari Kredit Kukar Idaman itu ditujukan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan skala bisnisnya.

Pemerintah juga memberikan subsidi bunga sehingga penerima kredit tidak dibebankan bunga pinjaman.
“Plafonnya maksimal Rp500 juta, tanpa bunga karena bunganya ditutupi oleh pemerintah daerah melalui proses subsidi,” kata Aulia, Sabtu (3/10/2026).

Baca juga  Samri Shaputra Sebut Digitalisasi Layanan Mampu Tekan Praktik Percaloan

Menurutnya, seleksi diperlukan untuk memastikan fasilitas pembiayaan yang menggunakan subsidi pemerintah tersebut diberikan kepada masyarakat yang memang memiliki usaha dan membutuhkan tambahan modal.

Pemerintah tidak ingin kredit justru menimbulkan persoalan apabila diberikan kepada penerima yang belum memiliki kesiapan usaha maupun kemampuan mengelola pembiayaan.

“Kalau seandainya kredit ini jatuh pada orang yang salah, maka akan terjadi kredit macet. Kalau kredit macet, masalahnya sangat besar,” ujarnya.

Baca juga  Bupati Kukar Akui Loa Janan Ulu Wilayah Rawan Banjir, Penanganan jadi Perhatian Bersama

Sektor yang menjadi sasaran program meliputi pertanian, peternakan, perikanan serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Untuk calon penerima, pemerintah akan melihat aktivitas dan keberlangsungan usaha sebelum pembiayaan diberikan.

Khusus sektor perikanan, proses verifikasi juga akan memastikan penerima benar-benar merupakan pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Selain ketepatan penerima, pemerintah akan memastikan dana digunakan untuk kebutuhan produktif. Pembiayaan bagi petani, misalnya, diarahkan untuk kebutuhan usaha seperti pengadaan bibit dan pupuk, bukan untuk kebutuhan konsumtif.

Baca juga  Disdikbud Kukar Siapkan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Serentak di Sekolah Mulai 2027

Sementara itu, pembahasan teknis mengenai mekanisme penyaluran kredit, termasuk ketentuan agunan, masih akan dilakukan bersama pihak perbankan.

“Kita mau memastikan benar-benar kredit ini lending dan memang tujuan kredit ini untuk UMKM, petani, peternak, nelayan yang sudah menggeluti usahanya selama ini,” tegas Aulia.

Untuk pembiayaan program, Pemkab Kukar menyiapkan anggaran sekitar Rp14 miliar yang bersumber dari dividen penyertaan modal daerah di Bankaltimtara pada 2025. Dividen yang diterima pada 2026 juga akan diperhitungkan sebagai sumber pembiayaan program ini. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi