KATAMEDIA, SAMARINDA – Harapan untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan mulai menunjukkan hasil di Kota Samarinda. Program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dinilai tidak sekadar membuka akses belajar, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Kepada awak media, ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny, mengungkapkan mayoritas peserta didik dalam Program Sekolah Rakyat berasal dari kelompok masyarakat desil 1 dan desil 2 yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi ekonomi maupun akses terhadap pendidikan yang layak.
Dalam evaluasi pelaksanaan program selama kurang lebih satu tahun terakhir, Novan sapaan karibny melihat adanya perkembangan yang cukup signifikan pada diri para siswa.
“Kami melihat perubahan yang sangat baik dari sisi kedisiplinan, karakter hingga capaian akademik mereka,” Ungkapnya. Kamis (18/6/2026).
Selain itu, Novan menekankan pendidikan merupakan investasi paling efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, keberlanjutan Program Sekolah Rakyat dinilai perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak anak dari keluarga prasejahtera.
“Pendidikan adalah jalan paling strategis untuk mengubah masa depan seseorang. Ketika akses pendidikan terbuka, peluang mereka untuk keluar dari kemiskinan juga semakin besar,” Ucap Novan.
Politisi dari partai Golkar itu menambahkan ke depan pembangunan sekolah permanen di kawasan Palaran serta bertambahnya jumlah peserta didik setiap tahun diharapkan semakin memperkuat peran Program Sekolah Rakyat sebagai solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita optimistis program tersebut dapat menjadi harapan baru bagi ratusan anak untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi,” Tutup Novan. (ADV)








