KATAMEDIA, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, tantangan produktivitas sumber daya manusia tidak hanya terjadi di lingkungan pemerintahan, tetapi juga sektor swasta.
“Kalau sudah diangkat jadi karyawan tetap kadang ada yang semangat kerjanya menurun,” ujar Anhar, Senin (25/05/2026).
Ia menilai sistem evaluasi berbasis kompetensi dapat menjadi salah satu solusi agar kinerja pegawai tetap optimal.
“Kalau berdasarkan kinerja ada penilaian tiga bulan sekali mungkin bisa jadi solusi,” katanya.
Anhar juga menyoroti pentingnya efisiensi kebutuhan sumber daya manusia di instansi pemerintahan.
“Kalau tenaga cukup 40 orang, mengapa harus 200 orang,” ucapnya.
Menurutnya, individu yang memiliki kemampuan dan kompetensi baik perlu memperoleh ruang yang lebih besar untuk berkembang.
“Orang-orang pintar dan rajin harus diberikan ruang,” katanya.
Ia menilai sistem yang mendorong kompetisi sehat berbasis kemampuan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Seharusnya ada kompetisinya seperti itu,” tandasnya.
Anhar berharap peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pemerintahan dapat terus didorong agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif, profesional, dan sesuai kebutuhan pembangunan daerah. (ADV)










