Home › ,

Sebanyak 140 Peserta Ikuti Bimtek dan Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi di Kutim

ktmd - katamedia.co
Senin, 17 Nov 2025 02:42 WITA

KATAMEDIA, Sangatta- Sebanyak 140 orang dinyatakan lolos seleksi dan resmi mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) serta Sertifikasi Tenaga Pendidik Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Senin, 17 November 2025.
Pelatihan tersebut merupakan langkah strategis Disdikbud Kutim untuk memperkuat kualitas guru Al-Qur’an di satuan pendidikan negeri.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyebut standar bacaan yang benar menjadi fondasi utama sebelum para peserta diterjunkan ke sekolah.

Baca juga  Longsor di Kilometer 28 Desa Batuah Diduga Bukan Akibat Tambang Ilegal, Komisi III Tegaskan Faktor Alam Jadi Penyebab

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan bimtek ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makhraj, tetapi juga pada penyamaan persepsi antara guru baru dan guru aktif.

“Kami ingin mutu pembelajaran Al-Qur’an tetap terjaga, terstandar, dan sesuai ketentuan Ummi Foundation,” ujar Mulyono.

Selain penguatan bacaan, peserta juga dibekali keterampilan tahsin–tartil melalui teori dan praktik sebagai dasar kompetensi calon pengajar.

Baca juga  Bappeda Kutim Tegaskan Pentingnya Kerja Lapangan dalam Program KLA

Materi pelatihan mencakup teknik pengajaran Al-Qur’an berbasis Metode Ummi yang dinilai lebih sistematis dan menyenangkan bagi siswa.

Dari total peserta, terdapat pula 49 tenaga pendidik Angkatan I Metode Ummi yang berasal dari tujuh satuan pendidikan di Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan Sangkulirang.

Keterlibatan mereka dalam kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kesinambungan pembelajaran di sekolah masing-masing.

Usai kegiatan, para calon pengajar dijadwalkan mulai bertugas pada awal Desember. Sebelum itu, mereka mengikuti proses pengenalan lingkungan sekolah dan penyusunan jadwal mengajar.

Baca juga  Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Ditutup, Bupati Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Lokal

Mulyono menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi manajemen mutu pendidikan Al-Qur’an di Kutai Timur.

Dengan dukungan tim pengajar dari Ummi Foundation Daerah Kutim, diharapkan para peserta mampu menjadi pendidik profesional yang menguasai standar bacaan yang benar serta konsisten menerapkan metode Ummi di satuan pendidikan. (ADV/MR)

Bagikan:
Berita Rekomendasi