Home › ,

Pemkab Kutai Timur Mulai Bangun Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta

ktmd - katamedia.co
Jumat, 14 Nov 2025 01:23 WITA

KATAMEDIA,Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur resmi memulai pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta di Sangatta Utara melalui seremoni peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, pada Rabu, 13 November 2025.

Rumah ibadah berukuran 45 x 36 meter itu diproyeksikan mampu menampung hingga dua ribu jemaah. Pembangunan dibiayai melalui APBD Kutai Timur Tahun 2025 dan dikerjakan oleh PT Karya Inti Bumi Konstruksi. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam 45 hari kalender.

Baca juga  Hilirisasi SDA Didorong, DPRD Kaltim Ingin Pengolahan Lokal Sawit dan Batubara

Dalam acara tersebut, Ardiansyah menegaskan bahwa pembangunan sarana ibadah menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan pembangunan sosial.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menyediakan fasilitas keagamaan yang memadai bagi seluruh pemeluk agama.

“Pembangunan rumah ibadah diharapkan memberi manfaat nyata bagi umat Kristen di Kutai Timur,” kata Ardiansyah.

Ia juga menilai bahwa kerukunan tidak hanya tercipta melalui dialog, tetapi juga melalui pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk ketersediaan tempat ibadah yang memadai.

Baca juga  Pembangunan Kantor Kecamatan dan Jalan Kota Bangun Darat Akan Segera Berjalan

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS,) itu turut menyinggung potensi daerah yang dinilai kuat, mulai dari keberagaman masyarakat hingga sumber daya alam dan kualitas SDM.

Menurutnya, seluruh potensi itu akan semakin optimal apabila masyarakat dapat bergerak serempak menuju tujuan bersama.

Ardiansyah mengajak seluruh pihak mendukung proses pembangunan agar gereja dapat segera digunakan oleh jemaat.

Baca juga  Pemprov Kaltim Finalisasi UMP 2026, Seno Aji Pastikan Penetapan Menunggu Evaluasi Ekonomi Daerah

Di sisi lain, apresiasi juga disampaikan Anggota DPRD Kutim yang sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta, Novel Tity Paembonan.

Novel menyebut dukungan pemerintah merupakan cerminan keharmonisan masyarakat Kutim yang hidup dalam suasana saling menghargai.

Ia juga menyatakan bahwa panitia dan jemaat berharap gereja baru ini dapat segera berdiri dan melayani umat. (ADV/MR)

Bagikan:
Berita Rekomendasi