Tujuh dari Sembilan Titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kukar Mulai Berprogres

ktmd - katamedia.co
Rabu, 30 Sep 2026 01:36 WITA
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik. (Foto: katamedia.co)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik. (Foto: katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai berjalan di sejumlah wilayah pesisir.

Dari sembilan titik yang masuk dalam program nasional tersebut, tujuh lokasi telah selesai proses lelang dan mendapat pemenang serta pelaksana pekerjaan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik mengatakan dari sembilan titik yang rencana akan dibangun, dua titik lainnya masih terkendala persoalan teknis.

“Saat ini yang sudah berprogres ada tujuh, yang dua masih kita coba karena masih pengaruh masalah-masalah teknis,” ujar Muslik, Rabu (30/9/2026).

Baca juga  Tekan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan, DP3A Kukar Dorong Satgas Sekolah

Sejumlah lokasi yang masuk dalam program tersebut di antaranya Kuala Samboja, Muara Jawa Pesisir, Pela, Sangkuliman, Danau Semayang, Kersik dan Tanjung Limau.

Muslik menyebut, perkembangan pembangunan di Kuala Samboja dan Muara Jawa Pesisir sudah memasuki tahap pembukaan lahan. Sementara itu, beberapa lokasi lainnya masih menunggu tahapan pelaksanaan berikutnya.

“Yang berprogres kalau tidak salah di Muara Jawa Pesisir sama di Kuala Samboja. Sudah bersih lahannya, kita berharap diselesaikan juga,” katanya.

Baca juga  Tol Bontang–Berau Didorong DPRD Kaltim, Harus Cari Rute Terpendek

Pembangunan saat ini difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasar untuk menunjang aktivitas masyarakat nelayan.

Pada tahap awal, pembangunan diarahkan pada fasilitas penunjang kegiatan perikanan, seperti shelter, tempat pendaratan ikan, gudang penyimpanan, hingga bengkel untuk perbaikan sarana nelayan.

Selain infrastruktur dasar, KNMP juga direncanakan dilengkapi fasilitas pendukung, seperti pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan sebelum dipasarkan. Di beberapa lokasi, turut direncanakan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Menurut Muslik, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas nelayan, mulai dari proses penanganan hasil tangkapan hingga kebutuhan operasional melaut.

Baca juga  Wakil Bupati Mahyunadi Lepas 166 Atlet Kutim untuk Popda ke-17 Kaltim

Pembangunan KNMP ditargetkan berlangsung secara bertahap. DKP Kukar berharap fasilitas di sejumlah lokasi tersebut dapat mulai beroperasi dalam dua tahun ke depan, seiring penyelesaian tahapan konstruksi dan kelengkapan sarana pendukungnya.

Muslik menjelaskan, KNMP merupakan program pemerintah pusat sehingga pelaksanaan pembangunan mengikuti tahapan yang telah ditetapkan.

Pemerintah Kabupaten Kukar melalui DKP terus memantau perkembangannya agar pembangunan di wilayah pesisir tersebut dapat berjalan sesuai rencana. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi