Pemadaman Listrik Ganggu Distribusi Air PDAM, Joha Minta PLN Transparan

ktmd - katamedia.co
Senin, 6 Jul 2026 08:37 WITA
Anggota komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal/doc
Anggota komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal/doc

KATAMEDIA, SAMARINDA – Pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di Kota Samarinda terus memicu keluhan masyarakat karena mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari.

Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kota Samarinda mendesak PLN segera menuntaskan gangguan pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) serta menyampaikan target waktu yang jelas terkait penyelesaian perbaikannya agar masyarakat memperoleh kepastian.

Hak itu diungkapkan oleh, anggota komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal. Dirinya mengungkapkan dampak pemadaman tidak hanya dirasakan rumah tangga, tetapi juga menghambat pelayanan publik, termasuk distribusi air bersih Perumdam Tirta Kencana dan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga  Anhar Kritik Prosedur Penyampaian Rekomendasi LKPJ, Nilai Harus Lewat Paripurna Terbuka

“Saat hearing (dengar pendapat) bersama PDAM disampaikan bahwa saat ini banyak masyarakat yang mengeluhkan air PDAM di Samarinda tersendat,” Ungkapnya. Senin (6/7/2026).

Lebih lanjut, Joha menjelaskan terganggunya distribusi air bersih disebabkan operasional pompa Perumdam yang sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik PLN.

Meski perusahaan memiliki generator set (genset) sebagai sumber listrik cadangan, kapasitasnya belum mampu menopang seluruh kebutuhan operasional.
“Genset ada tapi tidak bisa sanggup untuk menanggung semua operasi mesin yang diperlukan untuk suplai air ke masyarakat bisa berjalan. Kita sangat kesulitan kalau lampu mati, termasuk kebutuhan rumah tangga,” Jelas Joha.

Baca juga  Pemerintah Kota Samarinda Diingatkan Agar Efisiensi Anggaran Tidak Mengorbankan Kualitas Layanan

Selama ini, Joha mengaku kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat lantaran hanya menerima informasi adanya gangguan tanpa penjelasan yang rinci sehingga memunculkan berbagai spekulasi.

“Harapan kami kalau bisa agar permasalahan PLN ini cepat diselesaikan, dan harus ada targetnya perbaikan masalah ini sampai tanggal berapa selesai. PLN juga sekadar informasi yang tidak jelas, adanya pemadaman karena adanya kerusakan. Sedangkan kita tidak tahu kerusakannya di mana? Kita butuh penjelasan di mana kerusakannya,” Jelasnyam

Baca juga  Kutim Tingkatkan Bukti Dukung dan Kolaborasi Menuju KLA Lebih Baik

Meski belum mengetahui besaran kerugian yang dialami Perumdam akibat terganggunya distribusi air, politisi dari Nasdem itu menekankan perhatian utama DPRD adalah dampak yang dirasakan masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya meminta PLN mempercepat proses perbaikan gangguan dan memastikan pemadaman bergilir segera berakhir.

“Kita meminta PLN ini agar jika ada kerusakan segera diperbaiki. Sehingga tidak terjadi pemadaman bergilir, apalagi dalam kondisi saat ini listrik sangat penting,” Tutup Joha. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi