KATAMEDIA, SAMARINDA – Harapan masyarakat untuk segera menikmati Teras Samarinda tahap II dan III masih harus bersabar. Meski pembangunan fisik kawasan tersebut dinilai telah rampung, keberadaan jembatan penghubung di atas Sungai Karang Mumus yang belum dibangun membuat fasilitas publik itu belum dapat difungsikan secara optimal.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi III DPRD Samarinda, Romadhony Putra Pratama, mengungkapkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pihaknya menunjukkan sebagian besar pekerjaan infrastruktur telah selesai.
Namun, belum tersedianya jembatan penghubung menjadi kendala utama yang membuat kawasan tersebut belum layak dibuka untuk masyarakat.
“Hasil sidak kami menunjukkan bahwa secara infrastruktur pembangunan Teras Samarinda tahap II dan III sebenarnya sudah siap. Hanya saja masih ada jembatan penghubung yang melintasi sungai dan hingga kini belum dibangun,” Ungkap Donny sapaan karibnya. Senin (6/7/2026).
Lebih lanjut, Donny menilai jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses yang menghubungkan kawasan Teras Samarinda di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), dengan kawasan Pasar Pagi hingga area lanjutan di sekitarnya.
Tanpa akses tersebut, pengunjung tidak dapat menjelajahi seluruh kawasan secara terintegrasi.
“Kalau dibuka sekarang tentu kurang efektif. Masyarakat yang berjalan dari kawasan depan Kantor Gubernur menuju Pasar Pagi tidak memiliki akses penghubung. Ini justru akan membingungkan pengunjung,” Jelas Donny
Selain itu, Donny menduga belum terealisasinya pembangunan jembatan berkaitan dengan keterbatasan anggaran. Karena itu, dirinya menilai keputusan untuk menunda pembukaan Teras Samarinda merupakan langkah yang tepat hingga seluruh infrastruktur pendukung benar-benar selesai.
:Lebih baik sementara belum dibuka sampai jembatan penghubung itu selesai. Dengan begitu, ketika diresmikan nanti masyarakat bisa langsung menikmati seluruh fasilitas secara utuh,” Tegas Donny.
Politisi dari partai PDI Perjuangan itu berharap pembangunan jembatan penghubung dapat segera direalisasikan agar Teras Samarinda tahap II dan III dapat berfungsi maksimal sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata tepian Sungai Karang Mumus.
“Kami berharap pembangunan jembatan penghubung dapat segera direalisasikan sehingga Teras Samarinda tahap II dan III bisa difungsikan secara maksimal. Tujuannya agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat dan kenyamanan saat memanfaatkan kawasan tersebut,” Pungkas Donny. (ADV)









