PAD Venue Olahraga Samarinda Capai Rp757 Juta, DPRD Optimistis Target Akhir Tahun Tercapai

ktmd - katamedia.co
Jumat, 3 Jul 2026 07:32 WITA
Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie/doc
Ketua komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahrony Pasie/doc

KATAMEDIA, SAMARINDA – Di balik riuhnya aktivitas masyarakat di lapangan olahraga, tersimpan peluang besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Fasilitas olahraga milik pemerintah dinilai bukan hanya menjadi ruang pembinaan atlet dan rekreasi warga, tetapi juga berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dikelola secara profesional.

Atas dasar itu, Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendorong Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mengoptimalkan pengelolaan venue olahraga.

Dalam kesempatan itu, ketua komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie menilai pengelolaan aset olahraga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana sehingga venue milik pemerintah memiliki daya saing untuk menjadi lokasi berbagai kegiatan olahraga.

Baca juga  Kaltim Siapkan Lompatan Hilirisasi Pisang: Menunggu Regulasi Baru untuk Eksekusi Sarana Pertanian

“Venue olahraga yang memiliki potensi menghasilkan PAD harus didukung fasilitas yang memadai. Ini merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga mendukung kemajuan olahraga di Samarinda,” Ungkapnya kepada awak media. Jum’at (3/7/2026).

Lebih lanjut, Novan sapaan karibnya menyebutkan fasilitas olahraga yang representatif akan membuka peluang Samarinda menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Baca juga  Abdul Rohim Minta Pendataan Program RTLH Diperketat, Hindari Salah Sasaran Penerima Bantuan

Kondisi tersebut diyakini mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah melalui meningkatnya aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam rapat tersebut, Novan menjelaskan Disporapar memaparkan target PAD dari pengelolaan aset olahraga pada 2026 sebesar sekitar Rp1,6 miliar. Hingga akhir Juni, realisasi pendapatan telah mencapai sekitar Rp757 juta, termasuk dari pengelolaan parkir di kawasan GOR Segiri.

Meski capaian baru mencapai sekitar setengah dari target, dirinya tetap optimistis pendapatan akan meningkat pada semester kedua.

Baca juga  BPBD Samarinda Butuh Tambahan SDM dan Peralatan, Deni Hakim Anwar Minta TAPD Dukungan Penuh

“Kami optimistis target PAD dapat tercapai hingga akhir tahun. Pada semester pertama, aktivitas memang belum maksimal karena bertepatan dengan bulan Ramadan, namun peluang peningkatan masih terbuka,” Jelas Novan.

Kendati demikian, politisi dari partai Golkar itu mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di Samarinda.

“Peningkatan kualitas venue dan pembinaan atlet harus berjalan beriringan agar prestasi olahraga meningkat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Kota Samarinda,” Tutup Novan. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi