KATAMEDIA, Samarinda – Ruang partisipasi pemuda dalam kebijakan publik terus diperluas. Hal ini terlihat dari kunjungan Talenta Muda Kaltim ke DPRD Kaltim yang disambut langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV, Andi Satya Adi Saputra. Pertemuan itu menjadi wadah dialog antara generasi muda dan legislatif.
“Kami sangat bangga karena di usia muda mereka sudah menunjukkan kontribusi besar. Mereka ini calon-calon pemimpin masa depan Kalimantan Timur,” katanya.
Dalam diskusi tersebut, Andi menilai bahwa inisiatif dari kelompok pemuda seperti Talenta Muda Kaltim adalah bukti kesadaran kritis anak muda terhadap pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya membangun jembatan komunikasi antara DPRD dan kelompok pemuda.
“Kami berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyepakati pentingnya kolaborasi antara pemuda dan legislatif,” ucapnya.
Ia juga menyoroti peran DPRD yang tidak hanya menjalankan fungsi politik, tetapi juga harus menjadi representasi suara rakyat secara lebih substantif.
“Mereka juga ingin agar kami tidak hanya jadi politisi, tapi juga ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kajian demokrasi partisipatif, kolaborasi antara pemuda dan lembaga publik merupakan indikator penguatan kapasitas warga negara. Semakin banyak ruang dialog, semakin sehat pula kehidupan politik suatu daerah.
Andi menegaskan komitmennya untuk mendukung keterlibatan generasi muda dalam proses perumusan kebijakan dan pembangunan daerah. Baginya, masa depan Kaltim ada di tangan generasi yang siap berpikir dan bertindak. (Adv)








