Home › ,

DPRD Kaltim Bahas Titik Poin Tambat dan Sistem Inapornet untuk Keamanan Kapal

ktmd - katamedia.co
Jumat, 27 Mar 2026 04:24 WITA
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, saat diwawancarai awak media.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, saat diwawancarai awak media.

KATAMEDIA, SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat tertutup membahas Titik Poin Tambat yang disepakati serta penerapan Sistem Inapornet Titik Poin Pergerakan kapal, Kamis (26/3/2026), di Gedung E, Kompleks DPRD Kaltim.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, dan dihadiri perwakilan Kejaksaan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Hasanuddin menjelaskan bahwa pembahasan fokus pada penataan tambatan kapal ilegal yang selama ini kerap menimbulkan insiden, seperti putusnya tali tambat yang berisiko menabrak jembatan Mahulu.

Baca juga  RPJMD 2025–2029 Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Peningkatan Layanan dan Pemerataan Pembangunan

“Kami membahas lokasi-lokasi yang aman, sesuai regulasi, dan tidak berada di jalur utama atau tikungan berbahaya,” ujar Hasanuddin.

Rapat juga menekankan pentingnya legalisasi tambatan kapal, agar sesuai regulasi, aman, dan memberi manfaat ekonomi.

Saat ini, tercatat ada 33 titik tambat yang potensial untuk diatur secara resmi.

Nantinya, tambatan ini akan dikelola secara terpadu, termasuk pengawasan dan penyiapan kapal rescue yang siap 24 jam dengan sistem AIS untuk memantau pergerakan kapal.

Baca juga  Dugaan Malapraktik di RSHD Samarinda, Kuasa Hukum Pasien Sebut Masih Membuka Ruang Penyelesaian Non-litigasi

“Dengan sistem ini, pendapatan daerah dan negara melalui PNBP akan meningkat. Selama ini, banyak tambatan ilegal yang mengurangi potensi PAD dan tidak memiliki tanggung jawab bila terjadi kecelakaan,” tambah Hasanuddin.

Selain itu, kapal-kapal yang berada di tambatan resmi juga akan diasuransikan, sehingga pemilik kapal terlindungi dari risiko kerugian akibat kecelakaan atau kerusakan.

Baca juga  Tegaskan Marwah Adat, DPP LPADKT Nyatakan Dukungan Penuh Kepada Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura

Rapat ini menjadi langkah awal DPRD Kaltim untuk memodernisasi manajemen tambatan kapal di wilayah Kaltim, sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah dan meningkatkan keselamatan transportasi perairan.

Bagikan:
Berita Rekomendasi