DPRD Samarinda Soroti Potensi PAD Besar dari Program Parkir Berlangganan

ktmd - katamedia.co
Kamis, 11 Jun 2026 08:36 WITA
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

KATAMEDIA, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menilai program parkir berlangganan memiliki potensi besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila mampu menarik partisipasi masyarakat secara luas.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan jumlah kendaraan di Kota Samarinda saat ini mencapai sekitar 971 ribu unit yang didominasi kendaraan roda dua.

Baca juga  Anhar Kritik Wacana Penghapusan Guru Honorer, Khawatirkan Krisis Tenaga Pengajar di Samarinda

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan potensi pendapatan yang sangat besar apabila sebagian besar pemilik kendaraan ikut dalam program parkir berlangganan yang sedang dikembangkan pemerintah kota.

“Kalau semua berpartisipasi dalam parkir berlangganan ini sangat men-support sekali dan bisa menongkrak PAD kita. Potensinya luar biasa besar,” ujarnya.

Meski demikian, Deni menilai peningkatan partisipasi masyarakat tidak bisa dilakukan secara instan. Pemerintah harus terlebih dahulu memberikan pemahaman yang jelas mengenai konsep dan manfaat program tersebut.

Baca juga  Ganggu Aktivitas Warga dan UMKM, Abdul Rohim Minta Pemadaman Listrik di Samarinda Segera Diatasi

Ia mengatakan masyarakat perlu mengetahui fasilitas yang akan diterima setelah membayar biaya parkir berlangganan, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Karena itu, DPRD mendorong Dishub untuk memperkuat sosialisasi sekaligus menyusun strategi yang dapat menarik minat masyarakat mengikuti program tersebut.

Selain menggandeng ASN dan BUMD, DPRD juga mengusulkan kerja sama dengan dealer kendaraan agar paket parkir berlangganan dapat langsung diikutsertakan saat pembelian kendaraan baru.

Baca juga  Komisi I DPRD Samarinda Dorong OPD Percepat Program, Serapan Anggaran Ditargetkan Maksimal Hingga Akhir Tahun

Menurut Deni, langkah tersebut dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan jumlah peserta sekaligus memperkenalkan manfaat program kepada masyarakat sejak awal. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi