DPRD Samarinda Dorong Transportasi Pelajar, Jalan Sempit Dinilai Bukan Hambatan

ktmd - katamedia.co
Senin, 8 Jun 2026 06:22 WITA
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar

KATAMEDIA, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda kembali mendorong penguatan layanan transportasi pelajar sebagai salah satu solusi mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan pelayanan publik di bidang transportasi. Kondisi ruas jalan yang dinilai belum sepenuhnya ideal disebut tidak boleh menjadi alasan untuk menunda penyediaan layanan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai skema pengadaan transportasi sekolah dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah dan kemampuan daerah tanpa harus menggunakan armada berukuran besar.

“Skema pengadaan bus transportasi ini tidak mesti sesuatu yang besar busnya. Artinya tidak mesti kapasitas yang banyak,” kata Deni, Senin (08/06/2026).

Baca juga  Puji Minta Lakukan Evaluasi Total Terhadap Kasus Kekerasan di Panti Asuhan

Menurutnya, armada berkapasitas 15 hingga 20 orang dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Sistem tersebut juga dapat dipadukan dengan feeder atau layanan penghubung menuju jalan utama.

“Feeder itu adalah penyambung jalan-jalan kecil yang menuju ke jalan utama. Itu seperti angkot, mikrotrans,” ujarnya.

Deni menilai konsep tersebut bukan hal baru karena sejumlah daerah lain telah menerapkannya. Menurutnya, Samarinda juga memiliki peluang untuk mengembangkan sistem serupa sebagai bagian dari upaya mengatasi persoalan transportasi.

Baca juga  SDM Arsiparis Garda Terdepan Pelestarian Rekam Jejak Pemerintahan

“Kita melihat Kota Banjarmasin, Balikpapan, mereka sudah jalan semua. Jadi why not? Ada apa dengan masalah jalan? Artinya segala sesuatu itu ada solusinya,” katanya.

Ia menyebut kebutuhan transportasi pelajar menjadi semakin penting karena banyak masyarakat mengeluhkan kondisi lalu lintas pada jam antar dan jemput sekolah yang sering memicu kepadatan kendaraan.

Selain membantu mengurangi kemacetan, transportasi massal juga dinilai dapat mendorong efisiensi penggunaan energi sekaligus meningkatkan akses layanan publik.

Baca juga  Samri Shaputra Tekankan Pentingnya Prioritas Anggaran untuk Pembangunan dan Kesejahteraan di Samarinda

“Kalau kita bicara hari ini kendala adalah ruas jalan, saya kira bukan satu kendala karena semua ada solusinya,” tegasnya.

DPRD berharap pengembangan transportasi pelajar dapat menjadi bagian dari langkah jangka panjang pemerintah dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih tertata. Selain membantu mengurangi kepadatan kendaraan, kehadiran layanan angkutan pelajar juga dinilai dapat meningkatkan aksesibilitas serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi