KATAMEDIA, SAMARINDA – Penanganan banjir di Kota Samarinda dinilai membutuhkan perencanaan yang lebih menyeluruh, bukan sekadar pembangunan infrastruktur secara parsial.
Untuk itu, ketua komisi III DPRD Samarinda meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan setiap pembangunan drainase dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan mampu memberikan dampak nyata dalam mengurangi genangan di kawasan rawan banjir.
“Kami meminta data blueprint atau masterplan drainase Kota Samarinda. Kami ingin memastikan pembangunan drainase benar-benar terstruktur, jelas, dan terkoneksi dengan kolam retensi yang ada,” Ungkapnya. Jumat (10/7/2026).
Lebih lanjut, Deni menyebutkan pembangunan drainase tidak boleh dilakukan secara terpisah tanpa memperhatikan keterhubungan antarwilayah. Dirinya menilai konektivitas jaringan menjadi faktor penting agar infrastruktur pengendali banjir dapat berfungsi secara optimal.
“Kita tidak ingin hanya membangun kolam retensi, tetapi output-nya tidak terhubung dengan jaringan drainase yang ada. Semua harus saling terkoneksi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” Ucap Deni.
Selain itu, Deni juga menyoroti sejumlah proyek drainase yang sedang maupun akan dilaksanakan di beberapa kawasan rawan banjir, seperti Air Hitam, Pasundan, hingga Simpang Empat Pemuda.
Dirinya menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya proyek yang dikerjakan, melainkan dari efektivitasnya dalam mengurangi debit air dan genangan saat hujan deras.
“Saya tekankan kepada Dinas PUPR, poin yang paling penting adalah efektivitas. Seberapa efektif drainase yang dibangun dalam mengurangi debit air ketika banjir, itu yang harus menjadi ukuran keberhasilan,” Tegas Deni.
Sebagai langkah lanjutan, politisi dari partai Gerindra itu menambahkan pihaknya akan berencana menyusun roadmap kawasan rawan banjir yang akan menjadi dasar penentuan prioritas pembangunan drainase di masa mendatang.
“Kita ingin ada roadmap yang jelas di titik-titik rawan banjir. Dengan begitu, penanganannya bisa lebih terarah dan melibatkan semua pihak yang berkepentingan,” Pungkas Deni. (ADV)









