KATAMEDIA, SAMARINDA – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengingatkan agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 ini tidak hanya berfokus pada besaran pendapatan, tetapi juga harus memastikan belanja daerah mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pencapaian target pembangunan masyarakat Samarinda.
Ia mengatakan, setiap kebijakan belanja pemerintah harus dirancang secara terukur sistematis dan optimal dengan mengutamakan program-program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat serta mampu memperkuat kapasitas ekonomi daerah.
Oleh karena itu, alokasi anggaran dinilai perlu diarahkan kepada sektor-sektor yang memiliki tingkat probabilitas pertumbuhan yang tinggi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus mendorong bertambahnya kapasitas fiskal daerah.
“Belanja daerah harus mampu menjadi instrumen yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu, alokasi anggaran perlu diarahkan pada sektor-sektor yang produktif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan daerah,” jelas Abdul Rohim.
Maka dari itu, efektivitas APBD sangat ditentukan oleh keselarasan antara target pendapatan, kebijakan belanja, dan arah pembangunan daerah. Dengan begitu penyusunan anggaran harus mengacu pada dokumen perencanaan yang telah ditetapkan agar setiap program berjalan secara terarah dan saling mendukung.
“Semua harus saling mendukung dan sejalan dengan target pembangunan yang sudah direncanakan. Dengan begitu, tujuan pembangunan daerah dapat dicapai secara lebih efektif,” tandasnya.(ADV)









