KATAMEDIA, KUKAR – Pendapatan retribusi Pantai Tanah Merah di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), mencapai sekitar Rp749 juta hingga Oktober 2026.
Seiring capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar pun kini membenahi mekanisme penyetoran untuk memastikan setiap penerimaan tercatat dan dikelola secara transparan.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mengatakan, pembenahan dilakukan dengan mewajibkan pendapatan retribusi disetorkan setiap hari kerja operasional bank.
Mekanisme ini ditujukan untuk menghindari penumpukan dana di tangan pengelola sekaligus memperkuat pengawasan pendapatan daerah.
“Kami mendorong transparansi pengelolaan retribusi di sektor pariwisata dengan melakukan pembenahan sistem pengelolaan pendapatan di wisata Pantai Tanah Merah,” kata Rendi, Rabu (4/11/2026).
Pengelolaan destinasi wisata disebutnya harus terbebas dari praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi. Setiap pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas wisata wajib tercatat serta disetorkan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Langkah yang kami lakukan memperbaiki sistem penyetoran supaya pendapatan retribusi langsung disetorkan setiap hari kerja operasional bank,” terangnya.
Rendi menegaskan, pembenahan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar memastikan pengelolaan pendapatan sektor pariwisata berjalan tertib dan akuntabel.
Pengawasan juga diarahkan agar penerimaan dari masyarakat dapat dipertanggungjawabkan dan dimanfaatkan untuk pembangunan daerah.
“Untuk Kelurahan Tanjung Harapan, khususnya Pantai Tanah Merah harus bebas pungli dan korupsi,” ucapnya.
Ia berharap pengembangan pariwisata di Kukar tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan.
Pengelolaan yang baik juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong perputaran ekonomi bagi para pelaku usaha sekitarnya, khususnya sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kami memastikan setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat dapat kembali mendukung pembangunan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Kukar,” tandasnya.(TA/ADV/Diskominfo Kukar).










