Samri Shaputra Soroti Bahaya Informasi Tak Terverifikasi di Media Sosial

ktmd - katamedia.co
Kamis, 18 Jun 2026 09:47 WITA
Ketua komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra/doc
Ketua komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra/doc

KATAMEDIA, SAMARINDA – Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, kehati-hatian menjadi langkah awal untuk menjaga ruang digital tetap sehat sekaligus mencegah munculnya keresahan di tengah masyarakat.

“Sekarang informasi menyebar sangat cepat. Kadang belum jelas faktanya, tapi sudah ramai dibagikan ke mana-mana,” Ungkap Samri Shaputra. Kamis (18/6/2026).

Baca juga  DPRD Samarinda Soroti IPAL, Proteksi Kebakaran dan Andalalin Tempat Usaha

Samri sapaan karibnya menilai masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dengan membiasakan diri memeriksa sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

Sikap kritis, menurutnya, menjadi bekal penting agar publik tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu benar. Dalam praktik jurnalistik profesional, setiap informasi seharusnya melewati proses konfirmasi dan verifikasi sehingga akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Baca juga  Tambang Jadi Pemicu Banjir, DPRD Kaltim Dorong Evaluasi Perizinan

“Informasi itu harus dicek dulu, jangan hanya mendengar satu pihak lalu langsung disimpulkan. Semua informasi harus diverifikasi agar tidak menyesatkan masyarakat,” Tegas Samri.

Selain itu, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menyoroti masih adanya pihak yang mengatasnamakan jurnalis, tetapi tidak menjalankan prinsip-prinsip jurnalistik secara profesional.

Samri meminta publik tidak terburu-buru memberikan penilaian ataupun menghakimi seseorang hanya berdasarkan informasi yang belum jelas sumber dan validitasnya.

Baca juga  Langkah Maju Desa Sumber Sari, Siap Bangun Sarana Olahraga Untuk Masyarakat

“Kalau ada persoalan, biarkan diproses sesuai aturan. Jangan langsung menghakimi hanya karena melihat informasi di media sosial,” Pungkasnya. (ADV)

Bagikan:
Berita Rekomendasi