KATAMEDIA, SAMARINDA – Harapan ratusan calon peserta didik untuk menikmati proses belajar di lingkungan yang lebih layak segera menjadi kenyataan.
Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di kawasan Palaran, telah memasuki tahap akhir dan dipastikan siap digunakan pada tahun ajaran 2026/2027 sebagai pusat kegiatan belajar mengajar.
Dalam kesempatan itu, ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah mengungkapkan seluruh aktivitas pembelajaran yang selama ini masih tersebar di sejumlah lokasi sementara akan dipusatkan di kompleks baru tersebut.
Menurutnya, kehadiran gedung permanen menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi para siswa.
“Dari laporan yang kami terima, kapasitas penerimaan siswa baru mencapai sekitar 280 orang dan sarana-prasarananya hampir siap digunakan,” Ungkap Helmi sapaan karibnya. Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut, Helmi menyebutkan proses pembelajaran Sekolah Rakyat masih berlangsung di tiga lokasi sementara, yakni BPMP Kalimantan Timur, BPVP Samarinda, serta kawasan pendidikan di sekitar SMAN 16 Samarinda.
Dengan rampungnya pembangunan gedung di Palaran, seluruh kegiatan pendidikan akan dipindahkan ke satu lokasi yang dinilai lebih representatif dan mampu mendukung proses belajar secara maksimal.
Politisi dari partai Gerindra itu berharap keberadaan fasilitas permanen tersebut tidak hanya memberikan kenyamanan bagi peserta didik, tetapi juga memperkuat pelaksanaan program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan.
“Kami berharap dengan adanya gedung permanen ini, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal sehingga para siswa memperoleh lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas,” Pungkas Helmi. (ADV)










