KATAMEDIA, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menaruh harapan besar terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu menjadi motor penggerak kemandirian fiskal daerah. Di tengah tren penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat, optimalisasi pendapatan lewat sektor usaha strategis menjadi kunci utama keberlanjutan pembangunan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM), Senin (26/10/2026).
Aulia mengapresiasi kinerja positif MGRM yang konsisten memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara selama delapan tahun perjalanannya.
“Kami atas nama Pemkab Kukar mengapresiasi kehadiran MGRM sebagai salah satu BUMD yang memberikan tren positif terhadap kontribusi PAD kita,” ujar Aulia.
Saat ini, kata dia, Pemkab Kukar sedang mendorong bagaimana BUMD bisa menjadi penopang utama pendapatan daerah di Kukar.
Menurutnya ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat seperti DBH dinilai semakin fluktuatif dan menunjukkan tren menurun dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, Pemkab Kukar terus memperluas lini bisnis perseroda agar tidak hanya bertumpu pada satu sektor migas saja.
Sejumlah langkah strategis tengah digenjot oleh pemerintah daerah, di antaranya memperjuangkan perizinan konsesi tambang serta mendorong BUMD untuk mengelola Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit secara mandiri.
Langkah taktis ini, kata Aulia, sejalan dengan visi besar kemandirian nasional yang kerap ditekankan oleh Presiden RI agar daerah mampu berdiri di atas kaki sendiri.
“Kalau melihat DBH trennya selalu menurun, maka BUMD kita dorong masuk ke sana. Kita sedang berjuang agar Perseroda mendapat konsesi tambang dan HGU sawit,” bebernya.
Tak lupa Aulia juga menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia kepada PT MGRM. Ia optimis di bawah kepemimpinan direktur saat ini, MGRM mampu membawa lompatan inovasi bisnis yang lebih cemerlang dan membawa kejayaan bagi korporasi milik daerah tersebut.
“Mudah-mudahan MGRM ke depan bisa menjadi lebih baik lagi dan menjadi penopang utama PAD Kukar dan semakin jaya,” pungkasnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).









