Kemitraan Kecamatan dan Desa Tenggarong Seberang dalam Menangani Stunting

ktmd - katamedia.co
Kamis, 4 Apr 2024 01:10 WITA

Katamedia.co,TENGGARONG – Kemitraan antara kecamatan dan desa di Tenggarong Seberang kini memperkuat upaya dalam menangani stunting, yang menjadi fokus perhatian.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menegaskan pentingnya penggunaan data yang tepat dalam menangani stunting sebagai dasar bagi pembagian tugas antara kecamatan dan desa. “Kita harus mengandalkan data. Terkadang, ada kasus yang terabaikan,” ujar Tego.

Dalam menjamin pembagian tugas yang efektif, Tego percaya bahwa kemitraan yang telah terbina saat ini sangat penting untuk mendukung program pemerintah daerah.

Baca juga  Abdul Rohim Dorong Evaluasi dan Pengawasan Ketat Proyek di Samarinda Usai Kasus Teras Samarinda

“Kita telah mengadakan rapat untuk menentukan peran masing-masing. Kita telah menetapkan pembatasan tugas antara desa dan kecamatan, serta intervensi yang diperlukan,” ucapnya.

Tego juga mengajak desa untuk aktif dalam memantau kehadiran anak-anak dan ibu di posyandu, untuk memastikan data yang dikumpulkan dapat dipantau dengan baik dan upaya menangani stunting dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Baca juga  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Tolak Wacana Vasektomi Wajib, Sebut Harus Berdasarkan Kesadaran Pribadi

Selain itu, Tego menyatakan bahwa upaya menangani stunting juga terintegrasi dalam proses pernikahan. “Kita juga mengevaluasi kesehatan para pemuda yang berencana menikah,” tambahnya.

Menurut Tego, langkah efektif dalam menangani stunting adalah dengan mengidentifikasi penyebabnya. “Kita tidak akan bisa menangani masalah ini tanpa mengetahui sumbernya,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia menambahkan, kecamatan akan terus memantau gizi ibu hamil dan anak-anak yang telah mengalami stunting.

Baca juga  Samarinda Bangun Ruang Publik Berketahanan Iklim Tanpa Dana APBD

Tego juga menyampaikan bahwa pihaknya berinisiatif untuk menambahkan unsur inovatif di posyandu, agar lebih menarik bagi warga, terutama ibu dan anak-anak.

“Kehadiran di posyandu sangat berpengaruh terhadap kesuksesan upaya kita dalam menangani stunting,” simpulnya. (*)

Bagikan:
Berita Rekomendasi