Darlis Pattalongi Sebut Teknologi Jangan Disalahkan, Kurikulum yang Harus Diubah

ktmd - katamedia.co
Senin, 26 Mei 2025 01:41 WITA
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi

Samarinda, KATAMEDIA – DPRD Kaltim menanggapi fenomena degradasi moral pelajar yang dikaitkan dengan penyalahgunaan teknologi. Sekretaris Komisi IV, Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa bukan teknologi yang salah, tetapi sistem pendidikan yang belum mampu menyesuaikan diri.

“Mudah-mudahan dengan kesadaran penuh ini, ke depan degradasi moral itu bisa diminimalisasi,” ujarnya.

Ia menilai bahwa menyalahkan kemajuan teknologi hanya akan menjadi alasan defensif.

Baca juga  Program Umrah GratisPol Jadi Harapan Baru Para Marbot, Kisah Haru Bukhary Menyentuh Banyak Hati

“Kondisi ini jangan kita salahkan teknologi informasi karena teknologi itu justru kebutuhan,” tegasnya.

Teknologi informasi, dalam teori inovasi sosial, bersifat netral: dampaknya tergantung bagaimana manusia menggunakannya. Dalam konteks pendidikan, teknologi seharusnya mendukung pembelajaran, bukan menggeser nilai-nilai moral.

“Bagaimanapun juga kemajuan teknologi akan terus menemukan jalurnya. Tinggal kita yang menyesuaikan pola pendidikan kita,” lanjut Darlis.

Baca juga  Tiga SMA Unggulan Jadi Harapan Baru Pendidikan Kaltim

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman.

Jika kurikulum tidak mampu mengakomodasi perubahan sosial dan teknologi, maka peserta didik akan mengalami ketimpangan nilai antara realitas dunia digital dan tuntutan pendidikan konvensional.

“Nah kalau kita biarkan kondisi ini terus-terus terjadi, maka kita akan digilas oleh perkembangan teknologi itu,” tegasnya.

Baca juga  Pansus RPJMD DPRD Kaltim Fokus Sinkronisasi Data dan Visi Gubernur

DPRD Kaltim mendukung reformasi kurikulum yang lebih menekankan nilai karakter, etika digital, dan kemampuan sosial untuk menjawab tantangan zaman tanpa mengorbankan moralitas generasi muda. (Adv)

Bagikan:
Berita Rekomendasi