Edit Content
Home ›

Mahasiswi ITK Klarifikasi Isu GratisPol, Tegaskan Masalah Telah Diselesaikan Secara Baik

ktmd - katamedia.co
Rabu, 28 Jan 2026 05:41 WITA

Katamedia.co — Mahasiswi Program Magister (S2) Manajemen Teknologi Kelas Eksekutif Institut Teknologi Kalimantan (ITK) angkatan 2025, Ade Rahayu Putri Jaya, menyampaikan klarifikasi terkait dinamika pelaksanaan program GratisPol yang sempat menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa permasalahan yang dihadapi mahasiswa kini telah menemukan solusi terbaik melalui komunikasi dan kerja sama yang baik antara pihak kampus dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Alhamdulillah, kami telah mendapatkan solusi terbaik atas permasalahan yang kami hadapi melalui kerjasama dan komunikasi yang baik antara pihak ITK dan pihak Pemprov Kaltim,” ujar Ade dalam keterangannya.

Ade menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak ITK yang dinilai telah kooperatif dan responsif dalam membantu penyelesaian persoalan terkait program GratisPol. Menurutnya, sikap terbuka dan solusi yang ditawarkan kampus menjadi faktor penting dalam tercapainya kesepakatan yang baik bagi seluruh pihak.

Baca juga  Pemkot Samarinda Bentuk Tim Khusus Awasi Penerimaan Siswa Baru, Gratifikasi Akan Ditindak Tegas

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak ITK yang telah banyak membantu dalam proses penyelesaian permasalahan terkait program GratisPol,” katanya.

Selain itu, Ade juga mengapresiasi peran media dan berbagai pihak yang turut mengawal isu tersebut secara profesional. Ia menilai sikap netral dan objektif media sangat membantu mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi tanpa menimbulkan polemik yang berkepanjangan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada rekan media serta teman-teman yang telah bersikap netral dan profesional dalam membantu serta mengawal permasalahan ini,” ucapnya.

Baca juga  Saefuddin Zuhri Sebut Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Program Prioritas Kota Samarinda

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang telah memfasilitasi proses mediasi hingga tercapai solusi bersama antara mahasiswa dan pihak kampus. Ade menilai peran pemerintah daerah sangat krusial dalam memastikan program pendidikan berjalan sesuai tujuan awalnya.

“Ucapan terima kasih turut kami sampaikan kepada pihak pemerintah provinsi yang telah memfasilitasi dan membantu menyelesaikan permasalahan ini antara kami dan pihak iptek hingga tercapai solusi yang baik,” lanjut Ade.

Dalam kesempatan tersebut, Ade turut memberikan saran kepada mahasiswa lain yang masih mengalami kendala serupa terkait program GratisPol. Ia menyarankan agar mahasiswa tidak ragu mengajukan pendampingan hukum melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda yang telah membantu proses penyelesaian kasus ini.

Baca juga  Media Herald.id Salurkan CSR ke Majelis Nurul Anwar, Perkuat Peran Sosial Pers

“Bagi teman-teman mahasiswa yang masih mengalami kendala terkait program GratisPol, kami menyarankan agar dapat langsung mengajukan pendampingan ke LBH Samarinda. Kami sangat mengapresiasi lembaga tersebut yang telah bersedia membantu dan mendampingi kami,” jelasnya.

Ke depan, Ade berharap program GratisPol dapat disosialisasikan secara lebih komprehensif sejak awal, mulai dari proses pendaftaran hingga pemenuhan persyaratan teknis, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa sepakat untuk tetap melanjutkan studi dan tidak mengundurkan diri.

“Kami juga sepakat untuk tidak mengundurkan diri dan tetap melanjutkan kuliah karena solusi yang diberikan merupakan yang terbaik bagi kami,” tutup Ade.

Bagikan:
Berita Rekomendasi