Home › ,

Festival Trail Jelas 7, Pemerintah Kutim Dorong Olahraga Jadi Etalase Daerah

ktmd - katamedia.co
Sabtu, 29 Nov 2025 10:07 WITA

KATAMEDIA, Sangatta- Keramaian Sangatta meningkat sejak Jumat malam, 28 November 2025, ketika ratusan penggemar motor trail dari berbagai daerah berdatangan untuk mengikuti Jelajah Alam Sangatta (Jelas) ke-7.

Pertemuan para riders itu dipusatkan dalam sebuah jamuan santai di halaman Cafe Kopi Kai. Suasana akrab dan riuh bercampur, menggambarkan besarnya minat terhadap agenda tahunan yang kini menjadi salah satu kegiatan otomotif terbesar di Kutai Timur.

Wakil Bupati Kutai Timur sekaligus penggagas Jelas, Mahyunadi, hadir membuka malam pertemuan tersebut. Di hadapan peserta, ia menuturkan bahwa gelaran tahun ini kembali menunjukkan jangkauan nasional. Peserta yang datang, katanya, tidak hanya berasal dari wilayah Kalimantan Timur, tetapi juga dari berbagai kota di Jawa dan Sulawesi.

Baca juga  Tak Mau Ada Anak Putus Sekolah Akibat Ekonomi, Bupati Kukar Sampaikan Pentingnya Pendidikan

“Kita melihat sendiri, rombongan dari Surabaya, Sragen, hingga Banyuwangi ikut bergabung. Teman-teman dari Makassar dan Kendari pun meluangkan waktu untuk datang,” ujarnya.

Menurut Mahyunadi, Jelas 7 menjadi ruang perjumpaan bagi para pehobi trail yang selama ini tersebar di banyak daerah. Ia menyebut kegiatan ini penting untuk menghidupkan kembali semangat komunitas setelah jeda panjang.

“Acara semacam ini selalu membawa energi baru. Selain mempererat hubungan antar riders, Kutim juga mendapat kesempatan untuk menunjukkan wilayahnya yang memiliki banyak rute alam menantang,” katanya.

Mahyunadi menegaskan komitmen daerah untuk menjaga agar Jelas tetap berlangsung secara konsisten. Pemerintah daerah, ujarnya, memberi dukungan karena kegiatan otomotif berpengaruh pada perkembangan pariwisata dan ekonomi.

Baca juga  Kesra Kaltim Pastikan Penyaluran GratisPol Pendidikan Tidak Tumpang Tindih

“Bupati berulang kali menyampaikan bahwa olahraga, apapun cabangnya, perlu diberi ruang. Dunia otomotif tidak terkecuali, karena mampu menarik kedatangan tamu dari luar,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa arus peserta dari berbagai provinsi memberi kontribusi langsung bagi pelaku usaha lokal. “Ketika mereka membeli produk kerajinan maupun makanan UMKM, itu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Panitia Pelaksana Dedi, menjelaskan bahwa tahun ini jalur yang ditempuh mencapai 50 kilometer, dengan titik mulai dan berakhir di Polder Ilham Maulana.

“Setelah start, peserta akan diarahkan masuk ke jalur lintas Bontang–Sangatta. Di sepanjang rute kami siapkan beberapa pos pemeriksaan yang wajib dilewati,” ujar Dedi saat pemaparan dalam technical meeting.

Menurut Dedi, medan yang disiapkan lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. Ia mengingatkan peserta agar memperhatikan kondisi tubuh dan keselamatan.

Baca juga  Desa Kerta Buana: Wajah Baru Pembangunan Pertanian yang Inovatif

“Kami berharap semua peserta menjaga stamina. Tidak ada pendampingan medis khusus di jalur, jadi setiap orang harus waspada dan membaca medan dengan benar,” ucapnya.

Ia pun menyebut banyak bagian jalur yang menuntut konsentrasi tinggi.

“Ada tanjakan, turunan licin, dan jalur sempit yang harus dilewati. Jadi keselamatan harus menjadi prioritas,” katanya.

Dengan persiapan itu, Jelas 7 diharapkan menjadi pertemuan besar yang tidak hanya memanjakan pencinta petualangan motor trail, tetapi juga memperluas pengenalan publik terhadap potensi alam Kutai Timur.

Panitia dan pemerintah daerah berharap ajang tersebut terus berkembang dan menjadi kalender tetap bagi komunitas trail nasional. (ADV/MR)

Bagikan:
Berita Rekomendasi