Home › ,

Bupati Kutim Dorong Atlet Muda Manfaatkan Ajang Terbuka untuk Tingkatkan Kompetensi

ktmd - katamedia.co
Rabu, 26 Nov 2025 02:35 WITA

KATAMEDIA, Sangatta- Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya peningkatan kualitas atlet lokal saat menutup Open Tournament Futsal Bupati Cup (OTFBC) 2025 di GOR Kudungga, Sabtu malam, sebuah ajang yang tahun ini dikemas dengan format terbuka untuk memberi ruang belajar lebih luas bagi pemain daerah.

Pada kesempatan itu, Ardiansyah menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen secara terbuka bukan sekadar perubahan teknis, melainkan strategi pembinaan jangka panjang.

Kebijakan yang memungkinkan hadirnya pemain profesional dari luar daerah itu, menurut dia, menjadi sarana pembelajaran langsung bagi pemain-pemain muda Kutim agar memahami standar permainan level tinggi.

Baca juga  Kecamatan Kota Bangun Darat Menggerakkan Armada Pengangkut Sampah ke Desa-desa

“Kami membuka turnamen ini agar para pemain kita punya kesempatan melihat kemampuan dan ritme permainan atlet profesional. Dari situ, mereka bisa belajar banyak,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menilai pengalaman menghadapi tim yang dihuni pemain profesional adalah pengetahuan yang tidak bisa diperoleh hanya dari latihan rutin. Ia menyebut momen tersebut sebagai ruang belajar gratis bagi pemain lokal.

“Pertandingan melawan lawan yang lebih matang itu ibarat mengikuti pelatihan langsung di lapangan tanpa harus mengeluarkan biaya,” kata dia.

Baca juga  UMKM Centre, Upaya Desa Teluk Dalam Perkenalkan Jajanan Kue Keroncong

Turnamen ini, menurut Bupati, tidak berdiri sendiri. Ia menyambungkannya dengan target besar Kutim pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026 di Kabupaten Paser.

Ardiansyah berharap rangkaian kompetisi olahraga yang digelar daerah, baik di bawah KONI maupun KORMI, menjadi fondasi kuat untuk memperbaiki posisi Kutim pada ajang bergengsi tersebut.

“Kita ingin Porprov berikutnya menjadi momentum untuk memperbaiki peringkat. Pada Porprov sebelumnya kita berada di posisi kelima. Semoga tahun depan kita bisa masuk tiga besar,” tuturnya.

Baca juga  Pascakebakaran Big Mall, Sigit Minta Pemerintah Periksa Aspek Teknis Bangunan

Selain mengejar prestasi, Ardiansyah menekankan bahwa turnamen seperti OTFBC berperan penting dalam membentuk karakter atlet muda. Ajang ini dinilainya dapat mengasah kepercayaan diri, ketangguhan mental, serta kedisiplinan yang dibutuhkan untuk bersaing di level lebih tinggi.

Sebelum menutup acara, Ardiansyah mengucapkan syukur dan menyatakan OTFBC 2025 resmi ditutup.

Ia berharap turnamen ini menjadi pemantik semangat baru bagi perkembangan olahraga futsal di Kutai Timur sekaligus jalur lahirnya pemain-pemain berbakat. (ADV/MR)

Bagikan:
Berita Rekomendasi