Kukar Dorong Penataan Kawasan Ramah Lingkungan, Targetkan Penanaman Tiga Juta Pohon

ktmd - katamedia.co
Sabtu, 7 Nov 2026 07:50 WITA
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri. (katamedia.co)
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri. (katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Pelestarian mangrove, perlindungan kawasan hutan hingga penanaman tiga juta pohon menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mewujudkan kawasan ramah lingkungan.

Program tersebut juga diarahkan pada penataan permukiman dan pengembangan desa yang memperhatikan kelestarian alam.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pembangunan kawasan ramah lingkungan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menata wilayah secara bertahap, mulai dari lingkungan terkecil hingga kawasan yang lebih luas.

Penataan tersebut perlu berpedoman pada tata ruang yang terencana, mulai dari tingkat rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), hingga Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Baca juga  Agus Aras Minta Warga Tak Kendur, Meski Kasus COVID-19 Hanya Dua

“Desa ramah lingkungan itu sebenarnya bagian dari keinginan kita untuk menata wilayah yang ada di Kutai Kartanegara. Itu berawal dari RT/RW, RDTR, kemudian dilanjutkan dengan bagaimana kita membuat kawasan-kawasan asri di tengah penataan lingkungan itu sendiri,” ujar Aulia, Sabtu (7/11/2026).

Ia menjelaskan, konsep ramah lingkungan juga akan diterapkan dalam pembangunan perumahan. Kehadiran rumah ramah lingkungan diharapkan tidak hanya menyediakan hunian yang layak dan terjangkau, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan di sekitarnya.

Baca juga  Komisi II DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Kinerja OPD dan Optimalisasi RKA 2025

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar merealisasikan visi dan misi pembangunan daerah, khususnya dalam penataan permukiman dan pengembangan kawasan berwawasan lingkungan.

Aulia menyebut, upaya pelestarian alam menjadi salah satu aspek yang tidak terpisahkan dari pengembangan kawasan ramah lingkungan. Sejumlah agenda yang diusung di antaranya penanaman tiga juta pohon, pelestarian ekosistem mangrove, serta perlindungan kawasan hutan.

“Termasuk di dalamnya ada penanaman tiga juta pohon, bagaimana kita melestarikan mangrove, dan bagaimana kita melestarikan kawasan-kawasan hutan kita,” katanya.

Baca juga  Begini Kata Disperkim untuk Update Penanganan Pasca-kebakaran di Loa Ipuh

Menurut Aulia, penanaman pohon, perlindungan ekosistem mangrove, serta pelestarian kawasan hutan merupakan isu yang saling berkaitan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Ia berharap program penataan kawasan ramah lingkungan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam di Kukar.

“Itu menjadi bagian dari isu yang kita angkat dalam kawasan ramah lingkungan ini,” tutupnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi