Bupati Kukar Sebut Kebakaran di Kawasan Danau Aji Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

ktmd - katamedia.co
Kamis, 8 Okt 2026 06:29 WITA
Lokasi pascakebakaran di kawasan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Tenggarong, yang menghanguskan lebih dari 50 bangunan pada Selasa (6/10/2026) lalu. (Foto: katamedia.co)
Lokasi pascakebakaran di kawasan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Tenggarong, yang menghanguskan lebih dari 50 bangunan pada Selasa (6/10/2026) lalu. (Foto: katamedia.co)

KATAMEDIA, KUKAR – Kebakaran di kawasan Danau Aji, RT 33, Jalan A.M. Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), terutama terkait akses kendaraan pemadam dan ketersediaan sumber air.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, kondisi permukiman yang padat serta akses jalan yang terbatas menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan kebakaran.

Baca juga  Manajemen Big Mall Harus Tanggung Jawab Penuh, Termasuk Soal Asuransi Tenant

Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian agar penanganan kejadian serupa di kawasan permukiman padat dapat dilakukan lebih cepat dan optimal.

“Kalau akses jalannya tidak ada atau sulit dilalui, kendaraan pemadam kebakaran juga kesulitan masuk. Ini yang membuat proses penanganan tidak bisa berjalan optimal,” kata Aulia saat meninjau lokasi pascakebakaran, Kamis (8/10/2026).

Selain akses jalan, ketersediaan air juga menjadi perhatian pemerintah. Pemkab Kukar akan melihat kebutuhan sumber air di lingkungan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi, terutama kawasan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Baca juga  Pemkab Kutim Fokus Amankan Stok Pangan dan Stabilitas Harga

“Kita akan melihat kebutuhan masing-masing RT. Tidak semuanya sama,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila memungkinkan beberapa hal dapat ditangani melalui dana RT untuk mengatasi persoalan seperti ketersediaan air dan kebutuhan penanganan kebencanaan.

“Kalau bisa ditangani melalui dana RT, kita akan optimalkan pembiayaan tersebut,” ungkapnya.

Aulia menyebut evaluasi tersebut menjadi bagian dari penguatan mitigasi kebakaran di tingkat lingkungan. Penataan kawasan juga akan dipertimbangkan dalam penanganan jangka menengah dan panjang.

Baca juga  Dinkes Sebut UGD di Puskesmas Kukar Bakal Disiagakan 24 Jam dengan Sistem On-Call

“Jangka pendek kita memastikan aktivitas sehari-hari warga tidak terganggu. Untuk jangka menengah dan panjang, kita berusaha melakukan recovery sesuai kewenangan pemerintah daerah, termasuk menata kawasan,” pungkasnya. (TA/ADV/Diskominfo Kukar).

Bagikan:
Berita Rekomendasi